Bergendaal, Kopi Tak Pernah Salah

Posted by on Aug 9, 2017 in blak-blakan | No Comments
Bergendaal, Kopi Tak Pernah Salah

Yusda (24), pemilik Bergendaal Koffie Medan (Halo Sumut/Jon)

Medan, (halosumut) Senja telah datang. Itu adalah pertanda matahari akan beranjak menyepi di ufuk barat. Sore hari adalah tentang kemacetan, juga tentang polusi. Hm, agaknya secangkir kopi bisa menenangkan hati, juga membunuh waktu, paling tidak sampai langit tak lagi berwarna jingga.Tapi kopi jenis apa yang dimaui, atau kopi di mana yang harus disinggahi untuk memenuhi kebutuhan tadi?

Menjawab pertanyaan itu memang bisa dibilang gampang-gampang susah. Apalagi ini soal lidah, dan kecap lidah setiap orang tak ada yang sama. Bagi Medan, geliat kopi dalam secangkir gelas dengan es atau tanpa es kini memang sedang menggeliat. Dikemas sebagai satu di antara menu di warung kopi hingga beragam minuman kopi dengan banyak istilah di kafe-kafe menengah ke atas.

Pun Bergendaal (dibaca berg-en-daal-red) Koffie Medan. Ini adalah tajuk salah satu warung kopi yang berada di kawasan komplek perumahan di Jalan Abadi, Medan Sunggal. Sebelum mencicipi kopi ala Bergendaal Koffie. Mulanya ini adalah karena rasa penasaran halosumut.com Hampir setiap malam, jika melewati Jalan Abadi, Medan Sunggal, cukup banyak sepeda motor dan kendaraan roda empat yang berbelok kanan (jika mengambil jalur dari Jalan Setia Budi Medan), dan berbelok ke kiri (jika mengambil arah dari Ringroad Medan), menuju pada salah satu komplek perumahan di Jalan Abadi itu. Sebuah plang bertuliskan Bergendaal Koffie gagah terpacak, merapat pada tembok persis di depan komplek perumahan itu. Bergendaal Koffie? Apa itu Bergendaal?

“Bergendaal; dibaca berg-en-daal dikutip dari bahasa Belanda yang memiliki arti bukit dan lembah ” ungkap Yusda, sang pemilik Bergendaal Koffie kepada halosumut.com.

9,653 total views, 2 views today

Tinggalkan Pesan