Filosofi Joglo eh Filosofi Kopi

Posted by on Aug 29, 2017 in blak-blakan | No Comments
Filosofi Joglo eh Filosofi Kopi

Lokasi Filosofi Kopi yang berada di Sariharjo, Ngaglik, Kabupaten Sleman, Yogyakarta. (Halo Sumut/Hendra Broetal)

NGOPI di Filosofi Kopi Yogyakarta seperti mengembalikan masa kecil puluhan tahun silam. Bangunan joglo yang njawi itu lekat menawarkan suasana ndeso dalam balutan zaman kekinian. Paling tidak, jika dulu momen abadi hanya direkam dalam ingatan, kini kilatan cahaya dengan blitz, pun tanpa blitz saling berlomba dengan ragam gaya manusia yang ingin mengabadikan momen itu. Lihatlah senyum dan tawa mereka, bukankah mirip senyum dan tawa anak kecil tatkala mendapatkan mainan baru. Begitukah?

Tak ada gerimis di Yogyakarta pada Rabu, 16 Agustus 2017 lalu. Halosumut.com tiba tatkala Yogyakarta sedang meradang senja. Filosofi Kopi yang berada di Sariharjo, Ngaglik, Kabupaten Sleman, Yogyakarta ini menawarkan situasi yang tak sama dengan warung kopi kebanyakan. Malah cenderung tak mirip dengan warung kopi pada umumnya. Agaknya bangunan joglo dengan konsep ruang terbuka itu menjadi ciri khas Filosofi Kopi Yogyakarta.

Antrean pengunjung telah memanjang sejak warung kopi ini dibuka sejak pukul 16.00 sore.

Percikan basah oleh air yang berasal dari sisa gelas kopi pengunjung tampak membasahi meja dan kursi yang berderet di sana. Pohon-pohon kamboja yang menghadap meja dan kursi memberikan nilai tersendiri bagi estetika Filosofi Kopi. Warna-warni obrolan pengunjung terdengar samar, di antara tawa lepas mereka. Persis prinsip joglo, tempat duduk lesehan juga disediakan Filosofi Kopi bagi pengunjung yang ingin lebih dekat dengan para barista. Gerakan tangan barista kala meracik kopi cukup menggoda mata dan perhatian para pengunjung. Menariknya Filosofi Kopi memberikan ruang bagi pengunjung untuk berdialog dengan sang barista perihal kopi.

7,175 total views, 4 views today

Tinggalkan Pesan