Pesan di Balik Senyuman Michelle Ziudith

Posted by on Feb 6, 2018 in etalase | No Comments
Pesan di Balik Senyuman Michelle Ziudith

Pemeran FIlm London Love Story (LLS) 3, Michelle Ziudith dan Amanda Rawles berpose dalam kegiatan Meet and Greet LLS 3, Selasa (6/2) di Ringroad City Walk Medan. (halosumut/Edy Regar)

Medan, (halosumut)

Hanya ada dua alasan mengapa Michelle Ziudith dan Amanda Rawles menyambangi Kota Medan, pada Selasa (6/2) di Ringroad City Walk Medan. Pertama, hari ini merupakan Gala Premiere film London Love Story 3. Kedua, hari ini keduanya menyapa para fansnya dalam kegiatan bertajuk ‘Meet and Greet LLS 3’.

Sebuah nada melankolis dibawakan oleh band top 40 di atas panggung berlabel LLS 3. Waktu menunjuk pukul 15.00, para remaja yang berkumpul di sekitar panggung harap-harap cemas menunggu. Ponsel yang jari jemari mereka dekap, bahkan berulang kali kehabisan baterai. Meskipun Michelle dan Amanda belum terlihat kehadirannya, namun para remaja ini sudah asyik berfoto-foto. Mereka bergantian berswa foto dengan latar belakang panggung.

Situasi kian padat, ketika waktu menunjuk pada angka 16.30. Michelle dan Amanda terlihat melenggang memasuki Massa Kok Tong, sebuah restoran yang lokasinya berdekatan dengan panggung Meet and Greet LLS 3.

Nama keduanya pun sontak diserukan para remaja tadi. Spontan, situasi memadat pada bagian di mana kedua artis ini berdiri. Para remaja ini menjulurkan tangan mereka, berharap Michelle atau Amanda menyambut dan menggapainya. Michelle tersenyum, Amanda melambaikan tangannya. Kilatan cahaya dari ponsel para remaja ini pun berebut mengabadikan gerak-gerik mereka.

Sebetulnya Kota Medan terpilih sebagai pelaksanaan event Gala Premiere LLS 3 terakhir. Sebelumnya Para cast LLS 3 telah menyambangi Bandung, tepatnya di Bandung Indah Plaza pada Jumat (2/2) siang untuk Meet and Greet dan nonton bareng di bioskop dengan cast. Dilanjutkan keesokan harinya, pada  Sabtu (3/2), giliran warga Tangerang dapat menyaksikan sekuel trakhir film ini pada event Gala Premiere di Tangcity Mall. Pada Minggu (4/2), Dimas Anggara, Michelle Ziudith, Amanda Rawles dan Derby Romero pun lanjut menyapa fans di kota Makkasar. Lalu pada Senin (5/2), para pemain LLS 3 ke Marvel City, Surabaya.

Diungkapkan Manager Public Relation & Publicity Screenplay Films, Jessika Pingkananda, LLS 3 akan ditayangkan di bioskop secara serentak pada Kamis (8/2) mendatang. Gala Premiere dan Meet and Greet LLS 3 yang dilaksanakan pra penayangan jamaah ini pun diharapkan mampu memancing animo masyarakat di seluruh Indonesia untuk berbondong-berbondong ke bioskop bersama teman-teman, keluarga dan pacarnya menyaksikan sequel akhir film London Love Story.

Kepada media, Michelle dan Amanda mengaku puas dengan proses syuting film LLS 3. Khususnya Michelle yang boleh dibilang totalitas dalam memerankan karakter sebagai Caramel di film ini.

“Saya terlibat di film ini sejak usia 19 tahun, saat film LLS, dan sekarang usia saya 23 tahun,” kata Michelee sembari tersenyum.

Sementara Amanda Rawles yang berperan sebagai dokter dalam film ini mengaku merasa tertantang melakoni karakter sebagai dokter.

“Saya tertarik dengan peran saya, karena belum pernah berperan sebagai dokter,” ungkapnya semangat.

Michelle Ziudith menyapa para fans dari balik kaca, dalam kegiatan Meet and Greet LLS 3, Selasa (6/2) di Ringroad City Walk Medan. (halosumut/edy regar)

Sinopsis

Film ini masih bercerita tentang drama percintaan antara Michelle (Caramel) dan Dimas Anggara (Dave). Setelah dua tahun menjalin kasih, Dave memutuskan untuk melamar Caramel. Caramel sangat bahagia. Keduanya langsung pulang ke Jakarta dari London, untuk memberitahukan berita bahagia ini kepada Ibu Caramel. Baik Caramel maupun Dave sepakat, sebelum mereka menikah, mereka akan berlibur ke Bali, mengenang pertama kali pertemuan mereka dulu.

Rupanya hari pertama melewatkan liburan di Bali, Caramel sudah merasa terganggu dengan seorang lelaki yang dianggapnya modus. Dan entah mengapa, lelaki ini selalu saja bertemu Caramel dan Dave lagi di tempat lain, hingga Caramel makin yakin dan Dave pun mulai merasa  terganggu. Namun yang mengejutkan, ternyata seseorang ini bukan cuma orang biasa atau lelaki modus seperti yang dipikir Caramel. Lelaki bernama Rio ini ternyata menyimpan

masa lalu, dan memiliki kepentingan khusus mencari caramel, meski sejak awal pertemuan mereka adalah pertemuan yang tidak disengaja. Tatkala Caramel dan Dave pikir masalah dengan lelaki bernama Rio ini sudah mereka selesaikan. Ternyata terjadi sesuatu yang mengerikan terhadap Caramel dan Dave. Apakah Caramel dan Dave mampu mewujudkan impian mereka untuk menikah, atau malah seluruh perjuangan cinta mereka berakhir dengan tragis untuk selama-lamanya?

Seorang remaja perempuan sampai menangis memanggil nama Michelle, di antara riuh suara remaja lain yang tumpang tindih bersahutan. “Michelle, Michelle, Michelle…!” Artis bertubuh mungil itu pun menoleh. Sebuah pesan dia sampaikan melalui senyumannya. Terima kasih Medan. (elina)

3,501 total views, 4 views today

Tinggalkan Pesan