LANGKAT, Halosumut.com – Kepala SMP Negeri 1 Babalan Kabupaten Langkat, Provinsi Sumatera Utara dalam pengelolaan Dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) dari pemerintah diduga tidak tepat sasaran hingga menjadi Sorotan. Selasa (30/9/2025)
Ketua Dewan Pimpinan Wilayah Sumatera Utara Aliansi Jurnalis Anti Korupsi (AJAK) A.A. Ibnu Hajar mengatakan di SMPN 1 Babalan tidak adanya transparan dalam pengelolaan anggaran BOS karena Kepala sekolah tidak mempublikasikan laporan pengunaan Dana BOS di papan informasi yang diduga timbul Mark Up atau ada pengeluaran laporan palsu yang tujuannya hanya untuk menghabiskan anggaran demi kepentingan pribadi.
Thank you for reading this post, don't forget to subscribe!Apalagi kurangnya perhatian untuk perawatan kondisi fisik bangunan dan fasilitas sekolah yang seharusnya dikerjakan sesuai dengan persentase ketentuan pengunaan alokasi dana yang semestinya.
Diketahui penggunaan anggaran Dana BOS tahun 2024 di SMPN 1 Babalan sebesar Rp. 945.400.000.00 habis tanpa sisa dengan laporan pengeluaran yang digunakan Belanja barang dan jasa sebesar Rp. 573.244.100.00 Belanja peralatan dan mesin Sebesar Rp. 22.723.900.00 serta Belanja aset tetap lainnya sebesar Rp. 349.432.000.00
Dari data tahun 2024 tersebut jika benar-benar dilakukan investigasi tidak menutup kemungkinan dugaan banyak temuan pengeluaran yang tidak sesuai dengan kenyataan belum lagi untuk Tahun 2025 Kepala SMP Negeri 1 Babalan juga mengelola dana BOSnya dari pemerintah sebesar Rp. 936.120.000.00
Selain itu, mungkin karena tidak ada lagi guru yang mampu menjadi Plt Kepala Sekolah di jajaran Dinas Pendidikan langkat, sehingga Kepala SMPN 1 Babalan saat ini mendapat kepercayaan untuk merangkap jabatan sebagai Plt. kepala Sekolah di SMPN 2 Babalan yang tentunya mendapat peluang besar lagi untuk mengelola dana BOS SMPN 2 Babalan tahun 2025 Sebesar Rp. 947.720.000.00
Bahkan baru-baru ini dunia pendidikan jadi sorotan sehingga ada aksi terkait dugaan pungutan liar yang dilakukan plt kadis pendidikan agar bisa menjadi Plt kepala sekolah.
Dengan adanya rangkap jabatan kepala sekolah SMPN 1 Babalan menjadi Plt Kepala sekolah SMPN 2 Babalan tentunya menarik untuk dilakukan investigasi lebih lanjut dalam pengelolaan dana BOSnya. Ujarnya Ketua DPW AJAK mengakhiri
Hingga berita ini di terbitkan, wartawan belum berhasil memperoleh tanggapan dari Kepala Sekolah SMPN 1 Babalan yang juga menjabat Plt Kepala Sekolah SMPN 2 Babalan Tukiman SPd dan akan merilis Informasi kembali setelah konfirmasi selesai dengan pihak-pihak terkait. (Roby tar)













