Scroll untuk baca artikel
#
Example floating
Example floating
News

Rumah Warga di Salapian Langkat Hangus Terbakar, Diduga Akibat Korsleting Listrik

262
×

Rumah Warga di Salapian Langkat Hangus Terbakar, Diduga Akibat Korsleting Listrik

Sebarkan artikel ini
Rumah
Foto: Rumah milik Noremah di Kecamatan Salapian, Kabupaten Langkat, hangus terbakar akibat kebakaran yang diduga dipicu arus pendek listrik. Kerugian ditaksir mencapai Rp100 juta.

LANGKAT, Halosumut.com – Satu unit rumah hangus terbakar di Dusun IV Batu Guru B, Desa Ponco Warno, Kecamatan Salapian, Kabupaten Langkat, Senin (1/6/2026) sekitar pukul 00.30 WIB.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, pemilik rumah, Noremah, sempat menyalakan lampu di samping dan belakang rumah sebelum masuk ke kamar untuk beristirahat. Tidak lama kemudian, ia terbangun karena merasa kepanasan.

Thank you for reading this post, don't forget to subscribe!

Saat keluar dari kamar, Noremah melihat api sudah membesar, mulai dari dinding dapur hingga menjalar ke bagian atas seng rumah. Ia kemudian keluar rumah sambil berteriak meminta pertolongan kepada warga sekitar.

Baca Juga :  Ketua DPD PJS Gorontalo Diduga Diancam Pengusaha Tambang Ilegal

Mendengar teriakan tersebut, sejumlah warga berusaha membantu memadamkan api. Namun, karena kobaran api sudah terlalu besar, upaya pemadaman tidak membuahkan hasil. Warga hanya berhasil menyelamatkan satu unit sepeda motor, sementara rumah yang terbuat dari kayu dan tepas itu hangus terbakar hingga rata dengan tanah.

Kapolsek Salapian, AKP Master SMT Purba Tanjung SH MH, melalui keterangan tertulisnya pada Senin (1/6/2026) sekitar pukul 08.00 WIB membenarkan peristiwa tersebut.

Ia mengatakan, penyebab kebakaran diduga berasal dari arus pendek listrik di bagian dapur rumah korban.
“Diduga api berasal dari ruang dapur akibat arus pendek listrik,” ujar AKP Master.

Akibat peristiwa tersebut, korban mengalami kerugian materi yang diperkirakan mencapai Rp100 juta.
“Korban mengalami kerugian materi sekitar Rp100.000.000 (seratus juta rupiah),” pungkasnya. (Roby Tar)