Scroll untuk baca artikel
#
Example floating
Example floating
Seputar Sumut

Saat Memancing Wakil Bupati Tapteng OTT Satu Unit Kapal Pukat Trawl Yang Sedang Beroperasi di wilayah Perairan Mursala

98
×

Saat Memancing Wakil Bupati Tapteng OTT Satu Unit Kapal Pukat Trawl Yang Sedang Beroperasi di wilayah Perairan Mursala

Sebarkan artikel ini
IMG 20250911 WA0007

TAPTENG, Halosumut.comWakil Bupati, Mahmud Efendi lubis melakukan OTT Satu Unit Pukat Trawl Saat Beroperasi di Perairan Mursala, Tapanuli Tengah, (Minggu 27/8/2025).

Proses penangkapan dilakukan, ketika Wakil Bupati Mahmud Efendi sedang memancing dan mengawasi kondisi di perairan Pulau Mursala, yang merupakan zona tangkap nelayan tradisional.

Thank you for reading this post, don't forget to subscribe!

Dari kejauhan Mahmud melihat adanya kegiatan penangkapan ikan dengan kapal pukat trawl di perairan tapteng.
Bupati tapteng itu mendekat sambil teriak kepada kepala ABK pukat trawl tersebut
“Jaringnya digulung,” dan kemudian l terlihat dari kajauhan Kapal Pukat trawl itu segera menaikkan jaringnya.

Baca Juga :  Bupati Labuhanbatu Selatan bersama Ari Winata menghadiri Pisah Sambut Kepala BPK RI Perwakilan Sumatera Utara

Terlihat, Wakil Bupati langsung merapat dan menaiki Kapal Pukat Ikan bermerek Laut Sugih VII tersebut dan memerintahkan nahkoda Kapal dan ABK untuk kembali kedarat.
“Kita kembali sekarang ke Pelabuhan Perikanan Nusantara,” tegas Mahmud.

Dalam OTT itu juga terpantau Kapal Pukat Ikan tersebut sempat berhasil memperoleh banyak ikan yang ditampung dalam sejumlah drum berwana biru.

Sementara itu, Wakil Bupati Tapteng Mahmud Efendi yang dikonfirmasi melalui handphonnya membenarkan penangkapan Kapal Pukat Ikan yang dilakukan pihaknya.
“Awalnya kapal kita giring untuk kembali kepangkalan, tapi ternyata kapal putar haluan. Melalui Kadis Perikanan Tapteng telah di laporkan ke Pengawasan Sumber Daya Kelautan dan Perikanan (PSDKP) di Pondok Batu,” ujarnya.

Baca Juga :  Kapolres Labuhanbatu Selatan AKBP Arfin Fachreza Salurkan Bantuan Paket Sembako Kepada Warga Kurang Mampu

Mahmud juga sempat mengintrogasi tekong kapal, namun dia mengatakan tidak tau nama pemilik kapalnya.
Ia menambahkan, dengan penangkapan OTT ini akan menjadi efek jera bagi pelaku illegal fising yang ada di perairan Tapteng.

Hasil tangkapan ikan untuk nelayan Tapteng ini juga agak berkurang, Dampak yang di hasilkan dari alat tangkap ini bisa membuat ikan-ikan kecil akan tertangkap dan mati, tertangkapnya ikan yang dilindungi serta bisa merusak terumbu karang.

“Selain itu juga berdampak pada nelayan kecil yang semakin susah mendapatkan ikan. Harapannya semoga nelayan tradisional kita di kabupaten Tapanuli Tengah ini dapat lebih sejahtera. Ungkap Mahmud.

Baca Juga :  Jadi Sumber Kriminalitas, Walikota Medan Ingin Pemberantasan Narkoba Tanpa Pandang Bulu

Hal ini juga merupakan salah satu program unggulan dari kami bupati/wakil bupati tapteng (MAMA), yang sigap dalam menindaklanjuti maraknya operasi pukat trawl di perairan Tapanuli Tengah, yg dapat meresahkan para nelayan kecil, ungkap Mahmud. (Dedy Novriyadi)