Scroll untuk baca artikel
#
Example floating
Example floating
Seputar Sumut

Cek Kesehatan di Labkesda Ratusan Peserta Lulus PPPK Paruh Waktu Langkat Kecewa

184
×

Cek Kesehatan di Labkesda Ratusan Peserta Lulus PPPK Paruh Waktu Langkat Kecewa

Sebarkan artikel ini
Kesehatan

LANGKAT, Halosumut.com – Ratusan peserta lulus Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) Paruh Waktu kecewa karena harus melakukan cek kesehatan di gedung UPT Laboratorium Kesehatan Daerah (Labkesda) Kabupaten Langkat, Provinsi Sumatera Utara, Jum’at (11/9/2025).

Pasalnya seharusnya untuk cek kesehatan cukup dilaksanakan di 31 puskesmas yang tersebar di 23 kecamatan bukannya malah di perintahkan di satu titik sehinga banyak peserta yang lulus PPPK paruh waktu sangat kecewa dengan kondisi yang cukup padat dan antrian panjang.

Thank you for reading this post, don't forget to subscribe!

Padahal peserta yang melakukan cek kesehatan datang dari kecamatan-kecamatan yang lokasinya jauh padahal peserta lulus PPPK paruh waktu di daerahnya juga ada Puskesmas.

Baca Juga :  Tegaskan Wujudkan Visi dan Misi Simalungun, Plt Bupati Lakukan Koordinasi di Kecamatan Panei

“Kami dari pagi sudah datang, namun hingga saat ini jam 15.40 Wib belum lagi melakukan pemeriksaan dan lihatlah pak kalau suasana penuh sesak karena saling berdesakan”. Ujar beberapa Perseta cek kesehatan yang tak ingin di sebutkan namanya.

Saat konfirmasi terkait siapa yang mengarahkan cek kesehatan ke UPT Laboratorium Kesehatan Daerah di Stabat dan apakah Puskesmas tidak ada peralatan untuk itu langsung di jawab.

“Kami di arahkan dari dinas, kami ikut ajalah pak dari pada nanti di anggap membangkang dan kami juga heran kenapa tidak di Puskesmas yang ada di Langkat ini, toh hasilnya sama juga cek kesehatan, kalau Puskesmas di Langkat ini di anggap tidak ada fasilitas kesehatan kenapa tidak di tutup aja sekalian”. Ujarnya mereka kesal

Baca Juga :  Momen Harkitnas, Ini Pesan Rian Darmawan

Disebutkan lagi oleh peserta yang sudah melakukan cek kesehatan pada pagi hari namun belum pulang karena menunggu temannya yang belum selesai mengatakan jika proses awalnya peserta mendaftarkan dengan KTP dan menunggu untuk di panggil dan setelah mendapat panggilan maka di dalam gedung membayar Rp 350.000 dan pemeriksaan hanya sebatas cek darah dari ujung jari dan cek tensi lalu keluar.

“Anehnya entah kenapa kok sekarang biayanya udah jadi Rp. 75.000 padahal tadi kami yang pagi Rp. 350.000 dan kami minta seharusnya buatlah kebijakan yang tidak membuat susah, apa lagi kondisi negara kita lagi repot bang, ini hanya karena keinginan oknum-oknum tertentu masyarakat di persulit”. Ujar mereka mengakhiri

Baca Juga :  Polres Langkat Kawal Ketat Logistik Pilkada ke 20 Kecamatan

Hingga berita ini diterbitkan kepala UPT Labkesda Dr. Herlina belum berhasil di Konfirmasi dan di Kantor Dinas Kesehatan Langkat para pejanat terkait juga tidak berhasil di jumpai karena tidak berada di tempat. (Roby tar)