Scroll untuk baca artikel
#
Example floating
Example floating
News

AJH Sergai Resmi Surati PTPN IV Tanah Raja Terkait Pengibaran Bendera Kusam dan Robek

79
×

AJH Sergai Resmi Surati PTPN IV Tanah Raja Terkait Pengibaran Bendera Kusam dan Robek

Sebarkan artikel ini
IMG 20251229 215036

SERDANG BEDAGAI, Halosumut.com – Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Aliansi Jurnalis Hukum (AJH) Serdang Bedagai secara resmi melayangkan surat konfirmasi kepada pihak PTPN IV Regional I Tanah Raja terkait masih terpasangnya bendera Merah Putih yang dalam kondisi kusam dan robek di halaman kantor perkebunan tersebut.

Surat resmi tersebut bernomor 06/AJH-SB/Konfirmasi/XII/2025 dan dikirimkan melalui Kantor Pos Tanjung Beringin pada Senin, 29 Desember 2025, sekitar pukul 10.00 WIB.

Thank you for reading this post, don't forget to subscribe!

Sekretaris DPD AJH Sergai, Haris Fauza, saat dikonfirmasi awak media di ruang kerjanya menyampaikan bahwa pihak AJH mengambil sikap tegas atas temuan tersebut.

Baca Juga :  Hadiri Hakordia, Kapolri Apresiasi Peluncuran 2 Buku Antikorupsi

“Kami dari AJH Sergai menyikapi serius pengibaran bendera yang kusam dan robek di halaman kantor PTPN IV Regional I Tanah Raja. Hal ini terkesan ada dugaan unsur kesengajaan dari pihak perkebunan,” ujar Haris.

Haris menambahkan, dugaan tersebut didasarkan pada hasil investigasi tim AJH di lapangan. Saat tim melakukan pengecekan ke lokasi, bendera tersebut memang terlihat kusam dan robek.

Bahkan, sempat terjadi adu argumen antara tim AJH dan petugas keamanan (security) terkait kondisi bendera dan situasi di sekitar area perkebunan.

“Setelah perdebatan berlangsung cukup lama, akhirnya datang seorang yang mengaku dari bagian humas PTPN IV Tanah Raja.

Baca Juga :  Kebersamaan Dalam Safari Kebangsaan Polri Untuk Masyarakat, Polres Labusel: Jaga Harmoni, Jaga Indonesia

IMG 20251229 215052

Ia kemudian memerintahkan petugas security untuk mengambil bendera yang lebih layak dari dalam pos satpam dan menggantikan bendera yang kusam dan robek tersebut,” jelas Haris.

Lebih lanjut, Haris berharap pihak PTPN IV Tanah Raja dapat bersikap responsif dan tanggap atas surat resmi yang telah disampaikan oleh AJH Sergai.

“Kami berharap pihak PTPN Tanah Raja menanggapi secara serius dan profesional apa yang telah kami sampaikan melalui surat resmi ini,” tegasnya.

Di waktu yang sama, Ketua DPD AJH Sergai, Azwen Fadlaey, SH, menilai bahwa pengibaran bendera Merah Putih dalam kondisi kusam dan robek merupakan tindakan yang patut diduga sebagai bentuk penghinaan terhadap lambang Negara Republik Indonesia.

Baca Juga :  Satuan Lalu Lintas Polres Resmi Gelar Operasi Zebra Toba 2025, Dimulai 17–30 November

“Sebagai lembaga sosial kontrol, kami meminta pihak PTPN IV Regional I Tanah Raja bersikap kooperatif dan memberikan tanggapan resmi atas surat konfirmasi yang telah kami layangkan,” ujar Azwen.

Azwen juga menegaskan, apabila dalam waktu 7 hari kerja sejak surat diterima tidak ada tanggapan dari pihak PTPN, maka AJH Sergai akan menempuh langkah hukum sesuai dengan ketentuan perundang-undangan yang berlaku di Indonesia.

“Jika tidak ada respons, kami akan melanjutkan persoalan ini ke jalur hukum,” tutupnya. (Putra Nursaid)