Scroll untuk baca artikel
#
Example floating
Example floating
News

Angin Puting Beliung Terjang Kecamatan Secanggang, Sejumlah Rumah Rusak

585
×

Angin Puting Beliung Terjang Kecamatan Secanggang, Sejumlah Rumah Rusak

Sebarkan artikel ini
IMG 20250703 015301

LANGKAT, Halosumut.com – Hujan dan juga angin kencang terjadi di sekitar Kecamatan Secanggang, Kabupaten Langkat, pada Selasa (1/7/2025) sekira pukul 21.00 Wib. Sejumlah rumah warga dilaporkan rusak di terjang angin dan tertimpa pohon tumbang.

Informasi yang dirangkum awak media, hujan deras disertai angin kencang (puting beliung) yang melanda kawasan Kecamatan Secanggang pada Senin (1/7/2025) sekitar pukul 21.00 Wib

Thank you for reading this post, don't forget to subscribe!

Angin tersebut bertiup cukup kencang terjadi di Kecamatan Secanggang.Angin kencang memporak-porandakan Sepuluh rumah warga dan satu rumah ibadah yang mengalami kerusakan akibat hujan deras disertai angin kencang (puting beliung).

“Ada 8 Desa di Kecamatan Secanggang, sepuluh rumah,satu rumah ibadah yang diterpa puting beliung, jelas warga setempat.

Kapolsek Secanggang AKP Rinaldi P. Simamora kepada wartawan, Rabu (2/7/2025) membenarkan peristiwa tersebut.

IMG 20250703 WA0001

Ia mengatakan, ada 10 rumah warga dan satu rumah ibadah di delapan desa yang diterpa puting beliung, diantaranya :

Baca Juga :  Rembug KTNA Labusel, Imran Husaini Siregar Terpilih Sebagai Ketua Periode 2025-2030

1. Desa Teluk, Kecamatan Secanggang, dua rumah warga rusak, yaitu rumah Sri Hayati di dusun parit kaca II, Desa Teluk mengalami kerusakan pada atap dan mengalami kerugian materi sekitar Rp. 5.000.000 (lima juta rupiah). Kemudian rumah milik Junaidi warga dusun parit kaca II, desa Teluk, Kecamatan Secanggang mengalami kerusakan pada atap rumah dan roboh, kerugian materi sekitar Rp. 10.000.000 (sepuluh juta rupiah).

2. Desa Telaga Jernih Kecamatan Secanggang di dusun C rumah rusak akibat tertimpa pohon pinang tumbang. Adapun pemilik rumah atas nama Dario, kerugian materi sekitar Rp. 2.000.000 (dua juta rupiah).

3. Desa Pantai Gading Kecamatan Secanggang, tepatnya di dusun 1 Rintis, dua rumah warga dan satu rumah ibadah mengalami kerusakan pada atap rumah. Adapun pemilik rumah atas nama Nomita, kerugian materi sekitar Rp. 10.000.000 (sepuluh juta rupiah). Dan rumah milik Legiman, kerugian materi sekitar Rp. 10.000.000 (sepuluh juta rupiah). Untuk rumah ibadah yaitu Masjid Nurul Amin mengalami kerugian materi sekitar Rp. 10.000.000 (sepuluh juta rupiah).

Baca Juga :  Bentuk Rasa Peduli, Sertu Fikri Sitio Dan Faisal Hutabarat Sambangi Panti Asuhan Tunas Bangsa

4. Desa Kebun Kelapa Kecamatan Secanggang tepatnya di dusun VII parit serong, satu rumah warga mengalami kerusakan akibat tertimpa pohon tumbang, yaitu milik Abu Bakar, kerugian materi sekitar Rp. 10.000.000 (sepuluh juta rupiah).

5. Desa Tanjung Ibus Kecamatan Secanggang tepatnya di dusun I, pasar baru satu rumah warga mengalami kerusakan pada atap rumah terlepas dari bangunan. Pemilik rumah atas nama Kardi, kerugian materi sekitar Rp. 20.000.000 (dua puluh juta rupiah).

6. Desa Karang Anyar Kecamatan Secanggang tepatnya di dusun X satu rumah warga mengalami kerusakan atap rumah yang terlepas dari bangunan. Dengan pemilik rumah atas nama Selamat Riadi, kerugian materi sekitar Rp. 5.000.000 (lima juta rupiah).

Baca Juga :  Dua Pria Diamankan Bersama Sabu dan Bong di Stabat

7. Desa Karang Gading Kecamatan Secanggang tepatnya di dusun VI, satu rumah warga atas nama Warsito mengalami kerusakan atap rumah dan terlepas dari bangunan, kerugian materi sekitar Rp. 7.500.000 (tujuan juta lima ratus ribu rupiah).

8. Desa Perkotaan Kecamatan Secanggang tepatnya di dusun VII, satu rumah warga milik Wiwin, mengalami kerusakan berat/tumbang. Dimana rumah tersebut kontruksi rumah terbuat dari batu sepotong dan kayu serta tepas. Kerugian materi sekitar Rp. 20.000.000 (dua puluh juta rupiah), terang AKP Rinaldi.

Selanjutnya, kata AKP Rinaldi, saat ini masing-masing pemerintah desa dan Forkopimcam Secanggang sedang melakukan pendataan secara langsung terhadap warganya yang terdampak bencana alam tersebut dan saat ini juga warga masyarakat setempat secara bergotong royong sedang memperbaiki rumah warga yang rusak.

“Beruntungnya tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini, terang AKP Rinaldi. (Roby tar)