Scroll untuk baca artikel
#
Example floating
Example floating
News

Cadangan Beras Pemerintah Tembus 5 Juta Ton, Stok di Labuhanbatu Dipastikan Aman

184
×

Cadangan Beras Pemerintah Tembus 5 Juta Ton, Stok di Labuhanbatu Dipastikan Aman

Sebarkan artikel ini
Beras
Foto: Petugas Bulog memeriksa stok beras di gudang penyimpanan. Cadangan Beras Pemerintah (CBP) tercatat menembus 5 juta ton secara nasional, sementara stok di Gudang Bulog Labuhanbatu dipastikan aman untuk memenuhi kebutuhan masyarakat dalam beberapa bulan ke depan.

LABUHANBATU, Halosumut.com – Pemerintah mencatat cadangan beras pemerintah (CBP) mencapai 5 juta ton, menjadikannya sebagai capaian tertinggi sepanjang sejarah pengelolaan pangan nasional.

Wakil Menteri Pertanian, Sudaryono, menyebut angka tersebut sebagai tonggak penting dalam memperkuat ketahanan pangan nasional di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto.

Thank you for reading this post, don't forget to subscribe!

Berdasarkan data Perum Bulog, stok CBP per 23 April 2026 tercatat mencapai 5.000.198 ton. Angka ini menjadi yang tertinggi sejak Bulog berdiri maupun sepanjang sejarah Republik Indonesia.

“Ini tertinggi sepanjang sejarah, sejak Bulog ada hingga Republik ini berdiri,” ujar Sudaryono dalam keterangan tertulis, Jumat (24/4/2026).

Baca Juga :  Pemerintah Desa N-7 Aek Nabara Gelar Pelatihan Keterampilan untuk Dorong Ekonomi Masyarakat

Capaian tersebut dinilai sebagai hasil dari berbagai kebijakan pemerintah dalam mendorong peningkatan produksi sekaligus menjaga stabilitas pasokan dan harga pangan nasional.

Sementara itu, Pemimpin Cabang Perum Bulog Labuhanbatu, Harmein Indra Pohan, memastikan bahwa ketersediaan beras di wilayahnya dalam kondisi aman.

“Untuk saat ini, stok beras di gudang Bulog Labuhanbatu mencapai sekitar 1.000 ton. Selain itu, masih ada tambahan pasokan yang sedang dalam perjalanan,” ujarnya.

Ia menambahkan, Bulog terus menjalankan program penyaluran beras SPHP (Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan) serta distribusi minyak goreng rakyat melalui program Minyakita guna menjaga stabilitas di tingkat masyarakat.

Menurut Harmein, dengan stok yang tersedia saat ini, kebutuhan masyarakat diperkirakan masih dapat terpenuhi dalam beberapa bulan ke depan.

Baca Juga :  Perayaan Natal Bersama Bimas Kristen Kemenag Sumut Berlangsung Aman dan Kondusif di Stabat

“Stok yang ada bisa diasumsikan aman untuk beberapa bulan ke depan,” katanya. (M.Nuh Nasution)