Scroll untuk baca artikel
#
Example floating
Example floating
News

INTI dan Yayasan Budi Agung Salurkan Bantuan Kemanusiaan ke Aceh Tamiang

84
×

INTI dan Yayasan Budi Agung Salurkan Bantuan Kemanusiaan ke Aceh Tamiang

Sebarkan artikel ini
IMG 20251217 WA0008

LABUHANBATU, Halosumut.com – Perhimpunan Indonesia Tionghoa (INTI) bersama Yayasan Sosial Budi Agung dan Pundi Amal Budi Agung kembali menyalurkan bantuan kemanusiaan bagi masyarakat terdampak bencana alam. Setelah sebelumnya didistribusikan ke wilayah Tapanuli, pada tahap keempat ini bantuan disalurkan ke Provinsi Aceh, tepatnya Kabupaten Aceh Tamiang.

Penyerahan bantuan dilakukan melalui Palang Merah Indonesia (PMI) pada Rabu (17/12/2025) di Kelenteng Jalan Sanusi, Rantauprapat.

Thank you for reading this post, don't forget to subscribe!

Dr. (HC) Sujian Acan didampingi Ir. Johny SE Dip CIM bersama Ketua Pundi Amal Budi Agung, Rachmat atau Akiong menyampaikan bahwa kegiatan tersebut merupakan bentuk kepedulian kemanusiaan terhadap saudara-saudara yang terdampak banjir dan longsor di Aceh.

Baca Juga :  Ketua PC INTI Labuhanbatu: TNI-Polri Telah Menjaga Kampung Kami Dengan Baik

“Ini adalah wujud solidaritas dan rasa kemanusiaan kami kepada masyarakat yang sedang mengalami musibah,” ujarnya.

Ia menjelaskan, bantuan tersebut merupakan hasil kerja sama INTI, Yayasan Budi Agung, Pundi Amal Budi Agung, serta dukungan dan sumbangan dari masyarakat. Sujian Acan berharap seluruh proses pendistribusian dapat berjalan lancar tanpa hambatan.

Adapun bantuan yang disalurkan pada tahap ini berupa 75 sak beras dan 75 kotak mi instan.

Sementara itu, Ketua PMI Labuhanbatu, Muhammad Rusli menyampaikan bahwa sebanyak 11 truk bantuan akan diberangkatkan menuju lokasi terdampak.

Ia juga mengapresiasi peran serta etnis Tionghoa yang selama ini aktif berpartisipasi dalam kegiatan sosial dan kemanusiaan.

Baca Juga :  42 Pejabat Kanwil Ditjenpas Sumut Dilantik, Kakanwil Tekankan Amanah dan Integritas dalam Mengemban Jabatan

“Sebanyak 11 truk bantuan tersebut berisi campuran sembako, pakaian layak pakai, serta obat-obatan. Selain itu, kami juga bekerja sama dengan Ikatan Dokter Indonesia (IDI) untuk melaksanakan kegiatan pelayanan kesehatan gratis selama tiga hari di lokasi bencana,” ungkapnya. (Randi Kurniawan)