LABUSEL, Halosumut.com – Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Labuhanbatu Selatan (Labusel), Julpan Hamsar, mengajak seluruh guru dan tenaga kependidikan untuk lebih meningkatkan kualitas sumber daya manusia serta menumbuhkan kepekaan terhadap perkembangan sosial para murid di sekolah.
Menurut Julpan, peningkatan kapasitas guru perlu dilakukan secara berkelanjutan melalui bimbingan teknis (bimtek) lintas bidang studi, terutama dalam upaya pencegahan berbagai kasus yang melibatkan anak — baik kekerasan fisik, kekerasan seksual, bullying, maupun masalah sosial lainnya.
Thank you for reading this post, don't forget to subscribe!“Guru tidak hanya dituntut untuk mengajar dan menyampaikan materi kurikulum, tetapi juga harus mampu memahami perkembangan sosial dan emosional peserta didik. Terutama bagi guru PJOK, kepekaan terhadap anak sangat penting,” ujar Julpan Hamsar.
Ia menjelaskan bahwa mata pelajaran Pendidikan Jasmani, Olahraga, dan Kesehatan (PJOK) memiliki peran strategis dalam menanamkan nilai-nilai sosial seperti kerja sama, empati, kesetaraan, dan tanggung jawab. Nilai-nilai ini, katanya, menjadi dasar pembentukan karakter siswa yang berakhlak dan peduli terhadap sesama.
“Guru PJOK harus peka terhadap isu sosial di lingkungan sekolah. Melalui aktivitas olahraga dan kebersamaan, mereka bisa mengajarkan siswa tentang empati, menghargai perbedaan, dan pentingnya saling menghormati,” tambahnya.
Julpan juga menekankan pentingnya menciptakan lingkungan belajar yang inklusif, di mana setiap anak merasa diterima tanpa memandang latar belakang maupun kemampuan. Dengan demikian, guru tidak hanya menjadi pengajar, tetapi juga pendamping dan pembimbing karakter bagi generasi muda Labuhanbatu Selatan. (Nurhabibah)













