Scroll untuk baca artikel
#
Example floating
Example floating
News

Longsor Susulan Kembali Terjadi, Rimbo Malampah Belum Bisa Dilewati Mobil

239
×

Longsor Susulan Kembali Terjadi, Rimbo Malampah Belum Bisa Dilewati Mobil

Sebarkan artikel ini
IMG 20241118 WA0057

PASAMAN, Halosumut.com – Proses penanganan dampak becana tanah longsor Pasaman, tampaknya harus diperpanjang hingga beberapa hari ke depan. Material longsor yang menimbun sejumlah ruas jalan di Rimbo Simpang (Bancah Laweh) Kecamatan Simpati, tidak tuntas dikerjakan selama satu hari tadi, Minggu (17/11/2024).

“Sepertinya harus diperpanjang, karena curah hujan masih tinggi. Akibatnya proses pekerjaan jadi terhalang dan menurut petugas PU, lokasi tersebut berbahaya bila dikerjakan di saat hujan,” kata Kadis Kominfo Pasaman Budhi Hermawan di Rimbo Malampah.

Thank you for reading this post, don't forget to subscribe!

Hasil pantauan pada minggu sore tadi, dari tiga titik lokasi terdampak, baru satu yang berhasil dibersihkan. Sementara dua lokasi lainnya tidak bisa dikerjakan, lantaran banyaknya material yang harus diangkat, ditambah curah hujan yang masih tinggi.

Baca Juga :  Bupati Lepas Rombongan Wisata Budaya DPC Ikanas Labuhanbatu Jilid II Ke Madina

Namun sebaliknya, sejak minggu sore tadi, kondisi semakin parah. Tidak jauh dari longsor Rimbo Simpang, atau hanyalah beberapa kilometer dari kawasan longsor Bancah Laweh, telah terjadi lagi longsor susulan di beberapa titik di kawasan Marambuang, atau arah pintu Timur masuk Rimbo Malampah.

“Benar, longsor kembali terjadi dan kali ini menutup beberapa ruas jalan di Marambuang,” kata Kabid BM Zulham Efendi yang akrab disapa Didi.

Namun, lanjut Didi, ruas jalan rimbo Malampah merupakan wilayah kerja teknis Dinas PU Provinsi Sumatera Barat. Bagaimaa progres pengerjaannya hingga saat ini belum bisa dikonfirnasi ke penanggung jawabnya, UPTD Bina marga Dinas PU Provinsi Sumatera Barat yang berkantor di Lubuk Sikaping.

Baca Juga :  Wilayah Aek Nabara Sering Mati Lampu, DPD AMPAD Labuhanbatu Raya Akan Demo Kantor PLN Rantauprapat

“Tadi penanggung jawab teknisnya sempat saya hubungi melalui nomor WA, namun belum bisa dikonfirmasi,” timpal Kadis Kominfo Budhi Hermawan.

Diungkapkan Budhi, bahwa infornasi yang diterima Sabtu malam kemaren, telah terjadi tanah longsor di Rimbo Simpang yang menutup akses jalan dari Lubuk Sikaping ke Tigo Nagari. Dan atas instruksi Pjs. Bupati Pasaman Ir. H. Edi Dharna, MSi.,telah dikerahkan personil dan peralatan Dinas PUPR Kabupaten Pasaman ke lokasi terdampak.

“Semula hanya terpantau tiga lokasi yang mesti ditangani, namun akibat curah hujan tinggi yang terus menguyur wilayah selatan Pasaman selama satu hari tadi, titik longsor jadi melebar hingga ke daerah Marambuang,” imbuh Budhi pula.

Baca Juga :  Masa Tugas Pjs Bupati Berakhir, Pemkab Labuhanbatu Gelar Acara Perpisahan

Pjs. Bupati Edi Dharma yang dihubungi Minggu malam, menyatakan bahwa rute jalan ke Kecamatan Tigo Nagari dari Lubuk Sikaping termasuk dari Kumpulan Bonjol ke Tigo Nagari atau sebaliknya, masih belum bisa dilewati mobil pada hari Minggu dan Senin besok (18/11).

“Kita berharap besok tidak turun hujan, sehingga proses pembersihan material longsor bisa berjalan optimal dan lebih cepat,” kata Pjs. Bupati Edi Dharma., sembari berharap masyarakat pengguna jalan bersabar dan jika terpaksa, harus menggunakan jalan alternatif yang lebih panjang, via Panti – Talu terus ke Simpang Ampek Kabupaten Pasaman Barat. (Rizki Ahmad Rifandi)