Scroll untuk baca artikel
#
Example floating
Example floating
News

Meriah dan Unik, Emak-emak di Labusel Gunakan Seragam SD dan Kostum Pahlawan Saat Pawai Kemerdekaan

309
×

Meriah dan Unik, Emak-emak di Labusel Gunakan Seragam SD dan Kostum Pahlawan Saat Pawai Kemerdekaan

Sebarkan artikel ini
WhatsApp Image 2025 08 26 at 09.46.08

LABUSEL, Halosumut.com – Biasanya anak-anak yang ikut pawai menyemarakkan Hari Kemerdekaan dengan mengenakan seragam sekolah. Tapi yang satu ini berbeda. Di Desa Tanjung Medan, Kecamatan Kampung Rakyat, Kabupaten Labuhanbatu Selatan, justru para emak-emak tampil menggemaskan dengan mengenakan seragam SD hingga kostum pahlawan nasional.

Kegiatan ini sendiri diselenggarakan oleh Anggota DPRD Sumatra Utara, Darnedy Kurnia Santi pada Sabtu (23/8).

Thank you for reading this post, don't forget to subscribe!

Suasana unik dan meriah di Desa Tanjung Medan, Kecamatan Kampung Rakyat, Kabupaten Labuhanbatu Selatan, dalam rangka memeriahkan Hari Kemerdekaan ke-80 Republik Indonesia. Bukan anak-anak, melainkan emak-emak yang tampil heboh dalam pawai kemerdekaan.

Baca Juga :  Dibuka Ketua Dewan Penasehat DPP, Rapimnas Putuskan PJS Mendaftar Konstituen Dewan Pers

Mereka mengenakan berbagai kostum unik, mulai dari seragam anak sekolah dasar lengkap dengan tas dan botol minum, kostum petani sambil menggendong sayur-sayuran, hingga bergaya ala pahlawan nasional seperti Cut Nyak Dien. Pawai ini menempuh jarak hampir 2 kilometer dan menjadi bagian dari rangkaian lomba 17 Agustus yang digelar di desa tersebut.

Tak hanya pawai, warga juga ikut serta dalam berbagai lomba tradisional lainnya, seperti lomba gendong pasangan dan tarik tambang, yang menambah semarak suasana.

WhatsApp Image 2025 08 26 at 09.46.08 1
Anggota DPRD Sumut, Darnedy Kurnia Santi (kiri) saat ikut menyerahkan hadiah kepada pemenang kostum terbaik.

Salah satu peserta, Irma Afrianti mengatakan bahwa dengan membawa sayur-sayuran ini bukan cuma buat lucu-lucuan, tapi juga sebagai simbol peran petani dalam perjuangan bangsa dulu. Kita ingin masyarakat tetap ingat itu.

Baca Juga :  PLN Aek Nabara Akan Melakukan Pemadaman, Berikut Wilayah Yang Terdampak

Rahmawati Siregar, peserta yang memakai baju SD mengatakan hal itu sebagai bentuk nostalgia semasa sekolah.

“Ini biar nostalgia juga. Tapi yang paling penting, untuk hormati jasa para pejuang dan tetap semangat menjaga kemerdekaan,” katanya.

Sementara Darnedy Kurnia Santi menyebut, kegiatan itu digagas agar masyarakat dapat merasakan euforia kemerdekaan. Ia juga berencana akan terus menggalakkan kegiatan positif bagi masyarakat.

“Ini kita gagas agar masyarakat, khususnya ibu-ibu, bisa ikut merasakan euforia kemerdekaan dan menumbuhkan semangat nasionalisme lewat cara yang kreatif dan menyenangkan,” sebutnya.

Selain itu, di lokasi juga terlihat belasan pedagang UMKM yang berjualan.