Scroll untuk baca artikel
#
Example floating
Example floating
News

Program Hidroponik Desa S-5 Dorong Kemandirian Pangan Warga

96
×

Program Hidroponik Desa S-5 Dorong Kemandirian Pangan Warga

Sebarkan artikel ini
IMG 20251122 204439

LABUHANBATU, Halosumut.com – Program ketahanan pangan melalui budidaya tanaman hidroponik di Desa S-5 Aek Nabara, Kecamatan Bilah Hulu, Kabupaten Labuhanbatu dinilai membawa manfaat besar bagi masyarakat setempat. Hidroponik, sebagai metode bercocok tanam tanpa tanah, memanfaatkan larutan nutrisi dan media seperti rockwool atau spons sehingga bisa diterapkan di berbagai area sempit seperti pekarangan rumah maupun bangunan bertingkat.

Metode ini terbukti mampu mempercepat pertumbuhan tanaman, menghasilkan panen yang lebih tinggi, serta meminimalkan serangan hama karena tidak menggunakan tanah sebagai media tanam.

Thank you for reading this post, don't forget to subscribe!

Salah satu program ketahanan pangan Desa S-5 adalah budidaya berbagai jenis sayuran segar menggunakan sistem hidroponik. Program ini mendapat sambutan positif dari warga.

Baca Juga :  BAZNAS Labuhanbatu Selatan Salurkan Daging Kambing Dam Haji 2025 kepada Warga Desa Binanga Dua

Budi, warga Desa S-5 Aek Nabara, saat ditemui pada Sabtu (22/11/2025) mengungkapkan bahwa program tersebut sangat berdampak bagi kebutuhan pangan masyarakat.
“Program hidroponik ini sangat membantu kami. Dengan adanya budidaya ini, desa kami bisa menghasilkan sayuran segar tanpa insektisida,” ujarnya.

Desa S-5

Menurut Budi, berbagai jenis sayuran kini mudah diperoleh masyarakat, seperti selada, sawi manis, sawi pahit, bayam, pakcoy, dan lainnya. Ia juga menyampaikan bahwa pemerintah desa telah membangun dua unit rumah poliponik sebagai sarana pendukung. “Kalau kedua rumah poliponik ini difungsikan secara maksimal oleh masyarakat, kampung kami bisa melimpah hasil sayurannya,” tambahnya.

Kepala Desa S-5 Aek Nabara, Legino, saat dimintai tanggapan mengenai program poliponik tersebut, membenarkan bahwa budidaya sayuran dengan sistem hidroponik dan poliponik merupakan salah satu fokus ketahanan pangan desa.

Baca Juga :  KPU Labuhanbatu Selatan Terima NPHD 24 Milyar Untuk Kegiatan Pilkada Tahun 2024

“Program budidaya sayur-sayuran ini sangat bermanfaat bagi masyarakat. Mereka bisa mengonsumsi sayuran segar tanpa menggunakan insektisida,” ungkap Legino menutup pernyataannya.

Program ini diharapkan terus berkembang dan mampu meningkatkan kemandirian pangan masyarakat Desa S-5 Aek Nabara. (Red)