SERGAI, Halosumut.com – Ibu-ibu PKK dari Desa Pasar Baru dan Desa Sei Buluh tampak antusias mengikuti pelatihan pembuatan tempe sehat dan higienis yang digelar PT Socfin Indonesia di Aula Lapangan Tenis Kebun Mata Pao, Kecamatan Teluk Mengkudu, Senin (30/03/2026).
Pelatihan ini dipimpin langsung oleh Nyonya Principal Director PT Socfin Indonesia, Luluk Williams, yang tak hanya memberikan teori, tetapi juga praktik langsung mulai dari pemilihan kedelai, perendaman, perebusan, hingga pengemasan tempe dengan standar kebersihan tinggi.
Thank you for reading this post, don't forget to subscribe!“Tempe adalah makanan tradisional Indonesia yang potensial untuk dijadikan usaha mandiri. Kami ingin ibu-ibu bisa mengembangkan keterampilan ini menjadi peluang ekonomi baru,” ujar Luluk Williams.
Selain Luluk, kegiatan ini dihadiri jajaran perusahaan seperti Ny. Hartaty Tarigan (Ny. General Manager), Ny. Teresa Enthoven (Ny. Advisor Agronomi), Ny. Indun Mindiarna (Ny. Kabag Umum), Ny. Katarina Purba (Ny. Group Manager 2), Hugo Napitupulu (Group Manager 2), dr. Michael Tamalate, serta Aidil Hidayat Nasution bersama staf lapangan dan pabrik.
Kehadiran tokoh pemerintahan juga ikut memeriahkan acara, termasuk Anggota DPRD Serdang Bedagai Jhon Rawansen Purba, Camat Teluk Mengkudu Wein Arfandy, SE, M.AP, serta Ketua PKK Kecamatan Teluk Mengkudu.
Tak hanya pelatihan, PT Socfin Indonesia menyerahkan bantuan alat produksi tempe agar ibu-ibu bisa langsung mempraktikkan keterampilan yang didapat. Camat Teluk Mengkudu, Wein Arfandy, menyebut kegiatan ini sebagai wujud nyata sinergi antara perusahaan dan masyarakat.
“Kami berharap pelatihan ini tidak berhenti di sini. Semoga keterampilan yang diperoleh dapat meningkatkan pendapatan keluarga dan terus dikembangkan bersama balai vokasi maupun Kementerian Tenaga Kerja,” katanya.
Sementara itu, Hugo Napitupulu menegaskan komitmen PT Socfin Indonesia dalam program pemberdayaan masyarakat secara berkelanjutan, sedangkan Aidil Hidayat Nasution mengapresiasi perhatian perusahaan terhadap warga sekitar Kebun Mata Pao.
Antusiasme peserta terlihat jelas sepanjang pelatihan. Ibu-ibu aktif mengikuti setiap tahapan, dari pemilihan kedelai hingga pengemasan tempe, dengan semangat ingin mengembangkan usaha baru.
Sebelumnya, Luluk Williams juga melaksanakan rangkaian kegiatan sosial, termasuk edukasi kesehatan di PAUD Divisi II Mata Pao dan Divisi III Tanjung Buluh, sosialisasi makanan sehat di SD Negeri 107967 Pelintahan Dusun V Desa Matapao, penyerahan panggung kreasi dan peralatan sekolah, serta rehabilitasi usaha gula tebu di Desa Tanjung Buluh.
Anggota DPRD Jhon Rawansen Purba menilai program ini memberikan dampak positif yang nyata bagi kesejahteraan masyarakat di sekitar perusahaan, sekaligus memperkuat hubungan antara perusahaan dan warga (Randi Kurniawan/Red)













