Scroll untuk baca artikel
#
Example floating
Example floating
News

Sekretaris Kabinet dan Kepala BNN Bahas Strategi Perangi Peredaran Narkotika, Vape Jadi Perhatian

181
×

Sekretaris Kabinet dan Kepala BNN Bahas Strategi Perangi Peredaran Narkotika, Vape Jadi Perhatian

Sebarkan artikel ini
Sekretaris Kabinet
Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya bersama Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN) Komjen Polisi Suyudi Ario Seto saat melakukan pertemuan di Kantor Sekretariat Kabinet, Jakarta. Sabtu (20/6/2026).

JAKARTA, Halosumut.comSekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya melakukan pertemuan dengan Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN) Indonesia, Komjen Polisi Suyudi Ario Seto, di Kantor Sekretariat Kabinet, Jakarta, Sabtu (20/6/2026) malam.

Pertemuan tersebut membahas berbagai langkah strategis pemerintah dalam memperkuat upaya pencegahan serta pemberantasan penyalahgunaan dan peredaran gelap narkotika di Indonesia.

Thank you for reading this post, don't forget to subscribe!

Dalam diskusi itu, Kepala BNN Komjen Polisi Suyudi Ario Seto menyampaikan sejumlah perkembangan terkait penanganan peredaran narkotika yang kini semakin berkembang dengan berbagai modus baru, terutama di wilayah perkotaan besar.

Komjen Suyudi yang sebelumnya pernah menjabat sebagai Kapolda Banten dan Wakapolda Metro Jaya turut melakukan koordinasi dengan Sekretaris Kabinet terkait penguatan sinergi antarinstansi dalam menghadapi ancaman narkotika.

Baca Juga :  Proyek Long Segmen Desa Securai Menuai Sorotan

Selain membahas strategi pemberantasan, BNN juga menyampaikan berbagai capaian yang telah dilakukan, termasuk pengungkapan jaringan peredaran gelap narkotika serta penyitaan sejumlah jenis barang terlarang sebelum masuk dan beredar di tengah masyarakat.

Pemerintah menilai upaya pemberantasan narkotika tidak hanya dilakukan melalui penindakan hukum, tetapi juga harus diimbangi dengan langkah pencegahan melalui edukasi dan sosialisasi kepada masyarakat.

Salah satu perhatian utama dalam pertemuan tersebut adalah meningkatnya ancaman penyalahgunaan rokok elektronik atau vape yang berpotensi digunakan sebagai sarana konsumsi zat berbahaya.

BNN menekankan pentingnya meningkatkan pemahaman masyarakat, terutama kalangan generasi muda, mengenai bahaya penyalahgunaan narkotika dan zat adiktif yang dapat merusak masa depan.

Baca Juga :  Tak Kapok! Residivis Kasus Narkoba dan 1 Rekannya Dibekuk Satres Narkoba Polres Labusel

Melalui kerja sama lintas lembaga, pemerintah terus memperkuat berbagai program pencegahan dan pemberantasan narkotika, sekaligus memperluas edukasi agar masyarakat semakin sadar terhadap ancaman bahaya narkoba.

Sinergi antara pemerintah dan seluruh elemen masyarakat diharapkan mampu mendukung terwujudnya Indonesia yang lebih aman serta terbebas dari penyalahgunaan dan peredaran gelap narkotika.(Red)