Scroll untuk baca artikel
#
Example floating
Example floating
News

20 Orang Penata Rias Pengantin Ikuti Uji Kompetensi Level III, Gaun Panjang Berkerudung 

479
×

20 Orang Penata Rias Pengantin Ikuti Uji Kompetensi Level III, Gaun Panjang Berkerudung 

Sebarkan artikel ini
IMG20241219135704 scaled

LABUSEL, Halosumut.com – 20 peserta penata rias pengantin dari berbagai daerah mengikuti ujian kompetensi Level III yang berlangsung di Lembaga Kursus dan Pelatihan (LKP) Miki Salon, Jalan Besar Silangkitang, Desa Aek Gitu, Labuhanbatu Selatan, Kamis (19/12/2024).

Mindi Beauty Napitupulu selaku pemilik Tempat Uji Kompetensi (TUK) Aura Pematang Siantar yang turut hadir menyaksikan uji kompetensi mengatakan, para peserta akan melalui ujian teori serta praktek merias pengantin pria dan wanita dengan durasi waktu yang ditentukan.

Thank you for reading this post, don't forget to subscribe!

“Ada beberapa, teori dan praktek. Dalam teori kita melaksanakan hitung-hitungannya, bagaimana menentukan harga dari rias pengantin. Nah kalau di praktek dia harus menghitung bagaimana kecepatan untuk merias wajah yang baik dan benar,”katanya kepada wartawan.

Baca Juga :  Babak Baru Pemeriksaan Hanpang Desa Teluk Panji, Inspektorat Labusel: Masih Penugasan Pengumpulan Data

Sementara untuk penguji, Mindi menyebut, dihadirkan langsung dari Lembaga Sertifikasi Kompetensi (LSK). Hasilnya akan disampaikan dua hingga tiga hari setelah uji kompetensi selesai dilaksanakan.

“Bagi yang lulus nantinya akan menerima sertifikat dari LSK, sertifikat itulah yang menentukan bagaimana dia melakukan pekerjaan apakah sudah benar atau tidak,”ujarnya.

Nuryani, SE selaku penyelenggara LKP mengatakan bahwa antusias peserta begitu tinggi. Hal itu terlihat dari beberapa penata rias yang datang dari luar kota Labusel. Untuk itu, pihaknya pun memberikan fasilitas berupa tempat tinggal.

“Iya ada dari Mahato, Baganbatu dan Labusel sendiri. Ini mereka kita fasilitasi tempat tinggalnya,” sebutnya.

Nuryani menambahkan, sebelum uji kompetensi tersebut, para peserta terlebih dahulu mengikuti pelatihan selama satu bulan. Uji kompetensi tersebut merupakan yang pertama kalinya dilaksanakan di Labuhanbatu Raya.

Baca Juga :  Wakil Bupati Labuhanbatu Apresiasi Cabang Rantauprapat

“Sebelum ujian kita latih selama satu bulan, setelah mahir mereka mengikuti uji kompetensi ini. Perdana ini disini, biasanya dilakukan di Medan atau di Siantar tapi kali ini penguji yang turun ke lembaga,” tuturnya.

 

Ia juga berharap kedepannya agar pemerintah setempat dapat memperhatikan keberadaan LKP tersebut.

“Kita berharap khususnya Pemkab Labusel agar memperhatikan dan mensupport keberadaan kami. Bagi yang sudah tidak bersekolah dan ingin belajar tata rias silahkan datang kesini, banyak program gratis tanpa dikenakan biaya,” jelasnya. (Red)