Scroll untuk baca artikel
#
Example floating
Example floating
News

Butuh Perhatian Khusus Didepan Lapangan SBBK Kebangaan Masyarakat Labuhanbatu Selatan

190
×

Butuh Perhatian Khusus Didepan Lapangan SBBK Kebangaan Masyarakat Labuhanbatu Selatan

Sebarkan artikel ini
IMG 20250817 WA0003

LABUSEL, Halosumut.com – Ironi mewarnai perayaan Hari Kemerdekaan ke-80 Republik Indonesia di Kabupaten Labuhanbatu Selatan. Di tengah gegap gempita bendera merah putih yang berkibar dari penjuru lapangan Santun Berkata Bijak Berkarya (SBBK), pemandangan memalukan justru terpampang jelas dipinggiran jalan lintas berlubang dan dipenuhi kubangan airserta bahu jalan terlalu dalam dengan badan jalan yg di ragukan berakibat kepada pengguna kendaraan padahal letaknya tepat dijantung kota.

Di saat merayakan HUT 17 agustustus 2025 yang ke 80 Tepat di depan kawasan SBBK, Jalan Bukit, Lingkungan Simaninggir, tampaknya terlihat air yang menggenang bagaikan kolam kolam kecil dan lubang-lubang menganga menjadi potret nyata kurang perhatian pemerintah terhadap fasilitas publik. Di momen yang seharusnya menjadi simbol kemajuan dan kemandirian bangsa,kabupaten labuhanbatu Selatan, akibat terlihat kurang enak di pandang mata.

Baca Juga :  LPAI Labuhanbatu Akhirnya Sekolahkan Anak Usia 8 Tahun Yang Buta Huruf
Thank you for reading this post, don't forget to subscribe!

SBBK

Sekretaris DPC Lembaga Anti Narkotika (LAN) Labuhanbatu Selatan, Nurhabibah Batubara, angkat suara. Ia menyayangkan lemahnya tanggung jawab pemerintah daerah. Meski jalan tersebut berstatus jalan provinsi, Pemkab Labusel dinilai tetap bisa mengambil peran atau pun kebijakan untuk memperbaiki kerusakan yang begitu mencolok dan mengganggu kenyamanan warga atau pun pengguna jalan dan pengguna kendaraan yang lintas.

“Apa salahnya Pemkab mengambil inisiatif untuk menutup dan memperbaiki kubangan itu,Toh kalau dibuat cantik, kawasan SBBK bisa jadi tempat prioritas masyarakat bersantai di sore hari,” tegas Bibah.

Bibah juga menyampaikan bahwa sebagai warga sekaligus Sekretaris LAN, ia berharap Pemkab tidak terus menerus bersembunyi di balik alasan kewenangan. Bukankah spirit kemerdekaan justru lahir dari keberanian mengambil inisiatif demi kepentingan rakyat yang mencintai labuhanbatu selatan.

Baca Juga :  Warga Resah Air Sei Batang Serangan Tercemar

Di usia kemerdekaan yang ke-80, masyarakat tak butuh seremoni meriah semata. Mereka butuh bukti: bahwa pemerintah hadir, peduli, dan bekerja. Sayangnya, di Labusel, semangat itu masih tergenang bersama air yang mengisi lubang-lubang di depan kantor kebanggaan kota SBBK yang sesuai dengan motto Santun Berkata Bijak Berkarya.
Rasa syukur dan bangga masyarakat telah nyata dengan kebijaksaan dalam Bupati labuhanbatu selatan tapi sejenak masyarakat kecewa melihat pemandangan yang mengganggu didepan Bahu Jalan di depan SBBK. (Nur Habibah)