Scroll untuk baca artikel
#
Example floating
Example floating
News

Jembatan Alternatif Penghubung Kecamatan Batang Serangan dan Bahorok Roboh

385
×

Jembatan Alternatif Penghubung Kecamatan Batang Serangan dan Bahorok Roboh

Sebarkan artikel ini
IMG 20250426 WA0014

LANGKAT, Halosumut.comJembatan umum alternatif milik Dinas PU Provinsi Sumatera Utara yang menghubungkan jalan Desa Sei Musam Kecamatan Batang Serangan menuju Desa Sei Musam Kendit, Kecamatan Bahorok Kabupaten Langkat yang mengalami kerusakan parah pada pondasi jembatan.

Jembatan umum alternatif milik Dinas PU Provinsi yang menghubungkan jalan Desa Sei Musam Kecamatan Batang Serangan menuju Desa Sei Musam Kendit Kecamatan Bahorok Kabupaten Langkat yang mengalami roboh pada pondasi jembatan di Dusun Simpang II, Desa Sei Musam Kecamatan Batang Serangan, Kabupaten Langkat.

Thank you for reading this post, don't forget to subscribe!

Kepala Desa Sei Musam Kecamatan Batang Bahagia Ginting mengatakan robohnya jembatan tersebut terjadi pada, Jum’at (25/4/2025) sekitar pukul 02.00.

Baca Juga :  Hendak Mengantar Sabu Sabu Ke Pelanggan, Andre Diciduk Polisi di SPBU Aek Kanopan

Penyebabnya karena tingginya debit dan derasnya hujan, yang melanda Desa Sei Musam Kecamatan Batang Serangan sehinga masyarakat sudah mulai kebingungan, karena jembatan alternatif yang terakhir, karena dari delapan jembatan yang ada didesa satupun belum ada selesai pengerjaannya, sedangkan jembatan yang lama sudah dirubuhkan untuk dibangun jembatan yang baru, namun hingga kini, belum selesai dikerjakan. Ujar Bahagia Ginting

Bahagia Ginting menambahkan, Pemerintah Desa Sei Musam, telah berkoordinasi dengan Pemerintah Kabupaten Langkat untuk jembatan yang roboh dan kami Pemerintah Desa Sei Musam juga sudah bermohon kepada pihak PT Rapala untuk kiranya dapat membantu untuk merapikan kembali kondisi jembatan tersebut dengan kemampuan yang ada.

Baca Juga :  Sat Samapta Polres Labusel Gencarkan Patroli Rutin Cegah 3C dan Jaga Stabilitas Kamtibmas

Sementara Kapolsek Padang Tualang AKP Masagus SD, S. T. K, S. I. K, MH melalui keterangan tertulisnya, menjelaskan, robohnya pondasi jembatan tersebut disebabkan karena tingginya debit dan derasnya air pada alur sungai tersebut yang mengalami hujan deras dari perbukitan TNGL (Tangkahan- Bukit Lawang), sehingga salah satu ujung jembatan tidak menyatu dengan pondasinya sehingga hanya dapat dilintasi oleh kendaraan R2 yang dijaga dan dipandu oleh warga setempat dengan menggunakan papan untuk dapat dilintasi oleh kendaraan R2 saja. (Roby tar)