Scroll untuk baca artikel
#
Example floating
Example floating
News

Pameran HUT ke-17 Labusel Resmi Dibuka, Bupati: Wadah Edukatif dan Inovatif untuk Masyarakat

142
×

Pameran HUT ke-17 Labusel Resmi Dibuka, Bupati: Wadah Edukatif dan Inovatif untuk Masyarakat

Sebarkan artikel ini
Pameran

LABUSEL, Halosumut.com – Dalam rangka memeriahkan Hari Jadi ke-17 Kabupaten Labuhanbatu Selatan (Labusel), Bupati Fery Sahputra Simatupang secara resmi membuka Pameran Pembangunan yang digelar di Lapangan Santun Berkata Bijak Berkarya (SBBK), Kotapinang, Sabtu (19/7/2025).

Acara pembukaan berlangsung meriah dan dihadiri oleh sejumlah tokoh penting, antara lain Wakil Bupati Syahdian Purba Siboro, Ketua DPRD Labusel Ari Winata, Danramil 11 Kotapinang, Plh Sekda M. Reza Pahlevi Nasution, para Asisten dan Staf Ahli Bupati, pimpinan OPD, camat se-Labusel, Ketua TP PKK Labusel Ny. Indah Fery Simatupang, Kakan Kemenag, Ketua MUI, para tokoh pemekaran, tokoh masyarakat, tokoh adat, tokoh agama, organisasi masyarakat (Ormas), organisasi kepemudaan (OKP), serta tamu undangan lainnya.

Thank you for reading this post, don't forget to subscribe!

Dalam sambutannya, Bupati Fery menyampaikan bahwa pameran ini bukan sekadar bentuk perayaan, tetapi juga sebagai refleksi dari perjalanan panjang Kabupaten Labuhanbatu Selatan selama 17 tahun terakhir.

Baca Juga :  Pj Walikota Padang Andre Algamar Berpesan Pentingnya Bekerjasama dan Kolaborasi Dalam Penanggulangan Bencana

“Pameran pembangunan ini bukan hanya sebagai bentuk perayaan, tetapi juga sebagai refleksi perjalanan Kabupaten Labuhanbatu Selatan yang telah tumbuh dan berkembang menjadi daerah yang semakin maju dan sejahtera,” ungkap Bupati.

Ia menambahkan, berbagai capaian positif telah diraih di berbagai sektor, mulai dari infrastruktur, pertanian, pendidikan, kesehatan, pelayanan publik, hingga penguatan UMKM. Pameran ini, lanjutnya, menjadi ruang terbuka bagi masyarakat untuk melihat langsung hasil-hasil pembangunan dan potensi daerah.

“Pemerintah daerah tidak bisa berjalan sendiri. Sinergi antara pemerintah, dunia usaha, komunitas, dan masyarakat adalah kunci kemajuan daerah. Semangat gotong royong dan kolaborasi harus terus kita jaga,” ujarnya.

Pameran

Pameran juga menjadi ajang promosi dan apresiasi bagi para pelaku usaha mikro, seniman, budayawan lokal, serta produk unggulan desa yang menjadi tulang punggung ekonomi kerakyatan Labusel.

Mengusung tema “Bersama Mewujudkan Labuhanbatu Selatan yang Modern, Adil, Sejahtera dan Berkelanjutan,” Bupati mengajak seluruh masyarakat untuk hadir dan memeriahkan pameran, menjadikannya sebagai momen edukatif, rekreatif, dan inspiratif bagi keluarga.

Baca Juga :  Setelah Dimohonkan Lurah, Kerusakan Jalan Di Pekan Sigambal Akhirnya Diperbaiki PT.LTS

Dalam kesempatan tersebut, Bupati Fery Sahputra Simatupang menerima anugerah kehormatan adat dari Kesultanan Kotapinang. Seri Paduka Sultan Kotapinang, Tuanku Irvan Bahran Makmur Perkasa Alamsyah I, secara langsung menganugerahkan gelar Datuk Seri Bandar Setia Diraja Utama Pinang Awan kepada Bupati. Sementara itu, Wakil Bupati Syahdian Purba Siboro dianugerahi gelar Datuk Seri Bandar Setia Diraja Pinang Awan.

“Gelar ini merupakan amanah yang sangat besar. Semoga anugerah ini membawa manfaat dan kebaikan bagi masyarakat Labuhanbatu Selatan,serta menjadi pengingat akan tanggung jawab besar untuk menjaga warisan leluhur,” kata Bupati dengan penuh haru.

Disisi lain Ketua DPRD labuhanbatu selatan Ari winata dalam sambutannya mengatakan ajakan serius kita ingin memastikan setiap langkah benar-benar besar manfaatnya untuk lapisan masyarakat secara adil merata dan berkesinambungan,sebagai DPRD kami akan terus bersinergi dengan pemerintah daerah dan seluruh elemen masyarakat untuk mendorong percepatan pembangunan daerah yang berkualitas dan berpihak kepada kepentingan Rakyat.

Baca Juga :  Polres Labusel Gelar Upacara Wisuda Purna Bhakti untuk KOMPOL Ahyat

Pameran

Tuanku Irvan Bahran Makmur Perkasa Alamsyah 1 berharap semoga situs-situs peninggalan sejarah yang ada di kota pinang kabupaten Labuhanbatu selatan supaya masuk menjadi undangan-undang cakra budaya,yang gimana undangan nomor 11 tahun 2010.insya Alloh pemerintah bisa bekerja sama menyambangi situs sejarah,dan masyarakat bisa melestarikan budaya yang ada di kota pinang beserta menjaga situs sejarah.

Cakra budaya itu bukan berarti menyerahkan aset kepada pemerintah akan tetapi walaupun itu milik Kesultanan,cuma dilingkupi oleh pemerintah masuk dalam undang-undang,bukan penyerahan aset.

Menutup sambutannya, Bupati menyampaikan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam menyukseskan acara, dan secara resmi membuka Pameran Pembangunan HUT ke-17 Kabupaten Labuhanbatu Selatan dengan mengucap “Bismillahirrahmanirrahim.” (David)