Scroll untuk baca artikel
#
Example floating
Example floating
News

Peningkatan Kapasitas Anggota DPRD Langkat Tuai Sorotan Publik

265
×

Peningkatan Kapasitas Anggota DPRD Langkat Tuai Sorotan Publik

Sebarkan artikel ini
IMG 20250702 WA0011

LANGKAT, Halosumut.com – Pimpinan dan Anggota DPRD Kabupaten Langkat, Provinsi Sumatera Utaramelakukan kegiatan peningkatan kapasitas di Grand Mega Resort & Spa Bali Pada 27-29 Juni 2025 jadi sorotan publik karena dianggap sebagai pemborosan anggaran. Rabu (2/7/2025)

Anis Safrin selaku Ketua PJMI Langkat menilai bahwa kegiatan tersebut seharusnya bisa dilaksanakan di daerah sendiri atau secara daring untuk menghemat biaya karena peningkatan kapasitas di luar kota apalagi sampai ke Bali tentunya melibatkan biaya akomodasi penginapan, transportasi pergi-pulang, serta biaya makan dan minum peserta yang cenderung lebih tinggi dibandingkan dengan pelaksanaan di daerah sendiri.

Thank you for reading this post, don't forget to subscribe!

“Selain biaya peserta, terdapat pula biaya penyelenggara yang meliputi biaya sewa tempat, honor narasumber, biaya operasional, dan lain-lain yang juga bisa dihemat jika bimtek dilakukan di dalam kota atau dilaksanakan secara sederhana atau daring.

Baca Juga :  Puluhan Aktivis Minta KPK Memeriksa dan Menangkap Syah Afandin Dalam Dugaan Kasus Seleksi Guru PPPK Langkat

Lanjut Arnis, banyak beberapa kasus menunjukkan adanya potensi penyalahgunaan anggaran dalam kegiatan bimtek, seperti mark-up harga atau penggelembungan biaya bahkan kegiatan bimtek yang terkesan mewah dan boros dapat merusak citra DPRD Langkat di mata masyarakat, terutama jika kegiatan tersebut tidak memberikan dampak positif yang signifikan.

“Apa gunanya gedung DPRD Langkat yang megah dan seharusnya DPRD Langkat yang di pilih sebagai perwakilan rayak di pemerintahan memberikan contoh mengurangi anggaran yang seharusnya digunakan untuk kepentingan publik justru digunakan untuk kegiatan yang kurang bermanfaat”.

Saat ini pemanfaatan teknologi informasi dan komunikasi dapat menjadi solusi efektif untuk mengadakan kegiatan secara daring, sehingga biaya akomodasi dan transportasi dapat dihilangkan serta jika mengharuskan pertemuan tatap muka, pemanfaatan fasilitas yang ada di daerah sendiri dapat menjadi alternatif yang lebih hemat biaya. Kata Arnis mengakhiri

Baca Juga :  GMNI Sumut Desak Dinkes Beri Sanksi Tegas bagi Rumah Sakit dan Dokter Malpraktik

Sekretaris DPRD Langkat Basrah Pardomuan Siregar saat di konfirmasi wartawan via seluler hanya mengatakan “Nanti ya, masih rapat”. Ujarnya singkat. Namun hingga berita ini diterbitkan belum ada informasi lebih lanjut. (Roby tar)