Scroll untuk baca artikel
#
Example floating
Example floating
Kriminal

Penangkapan 76 Kilogram Sabu di Asahan Hebohkan Warga, Polisi Masih Lakukan Pendalaman

343
×

Penangkapan 76 Kilogram Sabu di Asahan Hebohkan Warga, Polisi Masih Lakukan Pendalaman

Sebarkan artikel ini
IMG 20251109 194311

ASAHAN, Halosumut.com – Warga Kabupaten Asahan digegerkan dengan aksi penangkapan besar yang diduga terkait peredaran narkotika jenis sabu. Dalam video yang diunggah akun media sosial Ewin Qidil, tampak sejumlah aparat berpakaian sipil melakukan penggerebekan di depan sebuah rumah di Dusun I, Desa Bangun Sari, Kecamatan Silau Laut, Kabupayen Asahan, Sumatera Utara, pada Minggu (9/11/2025) pagi.

Dalam video berdurasi sekitar satu menit itu, terlihat aparat mengamankan dua pria yang disebut-sebut berasal dari wilayah Bendang, Kecamatan Air Joman. Barang bukti yang diamankan diduga sabu dengan berat mencapai 76 kilogram, menjadikan penangkapan ini salah satu yang terbesar di Asahan sepanjang tahun 2025.

Baca Juga :  Polres Labuhanbatu Bekuk Dua Pemuda Pelaku Curat di Kelurahan Padang Matinggi
Thank you for reading this post, don't forget to subscribe!

Sejumlah warga yang menyaksikan langsung kejadian tersebut mengaku kaget dengan skala operasi itu. “Kami kira ada keributan biasa, ternyata polisi lagi nangkap bandar narkoba. Banyak orang datang nonton,” ujar seorang warga sekitar yang enggan disebut namanya.

Meski video penangkapan itu telah beredar luas di media sosial, pihak kepolisian hingga kini belum memberikan keterangan resmi. Informasi terkait kronologi kejadian, jumlah pasti barang bukti, serta identitas kedua tersangka masih belum diungkap ke publik.

Kapolres Asahan AKBP Revi Nurvelani, SH, SIK, MH, ketika dikonfirmasi singkat hanya menyampaikan bahwa pihaknya masih melakukan pendalaman. “Benar ada kegiatan penindakan terkait narkotika. Detailnya nanti akan kami sampaikan secara resmi,” ujarnya kepada wartawan.

Baca Juga :  BAZNAS Labusel Salurkan Bantuan Kesehatan Sebesar 2 Juta untuk Warga Sungai Kanan

Penangkapan ini mendapat sorotan tajam dari masyarakat dan aktivis antinarkoba di daerah tersebut. Mereka menilai langkah cepat aparat perlu diapresiasi, namun juga menekankan pentingnya pengungkapan jaringan besar di balik kasus ini. “Kalau betul 76 kilogram sabu, itu bukan skala kecil. Harus dibongkar siapa di belakangnya,” kata tokoh masyarakat Silau Laut, Rahmat Hutasuhut.

Warga Asahan berharap, kasus ini menjadi momentum untuk memperkuat upaya pemberantasan narkoba di daerah yang selama ini kerap menjadi jalur transit peredaran narkotika di Sumatera Utara. Mereka juga meminta kepolisian bersikap transparan agar publik mendapatkan kejelasan terkait hasil penindakan tersebut.(ES)