SERDANG BEDAGAI, Halosumut.com – Maraknya aktivitas game judi ikan-ikan di Dusun 17, Desa Sei Bamban, Kabupaten Serdang Bedagai, Sumatera Utara, kembali menjadi sorotan publik. Keberadaan arena perjudian tersebut dinilai semakin terang-terangan dan diduga bebas beroperasi tanpa tindakan tegas dari aparat penegak hukum (APH).
Ironisnya, saat dikonfirmasi wartawan terkait aktivitas perjudian tersebut, Kasat Reskrim Polres Sergai maupun Ketua MUI Sergai memilih bungkam. Hingga Rabu (6/5/2026), pesan konfirmasi yang dikirim melalui nomor WhatsApp masing-masing belum mendapat tanggapan.
Sikap diam tersebut memunculkan berbagai pertanyaan di tengah masyarakat. Warga menduga adanya pihak-pihak tertentu yang membekingi operasional game judi ikan-ikan yang disebut berada di wilayah Desa Sei Bamban dan Desa Bakaran Batu.
“Permainan itu sudah lama beroperasi dan ramai didatangi pemain. Tapi sampai sekarang belum juga ada tindakan nyata,” ujar salah seorang warga yang meminta identitasnya dirahasiakan.
Berdasarkan hasil kroscek awak media ke lokasi pada Selasa (5/5/2026), ditemukan sedikitnya tiga meja game judi ikan-ikan yang sedang beroperasi. Lokasi tersebut tampak dipenuhi para pemain yang asyik mencoba peruntungan dengan iming-iming kemenangan uang tunai.
Aktivitas perjudian elektronik itu disebut-sebut berlangsung hampir setiap hari dan diduga menjadi tempat berkumpulnya para pecinta judi dari berbagai daerah sekitar.
Masyarakat berharap aparat penegak hukum tidak tutup mata terhadap maraknya praktik perjudian tersebut. Selain dinilai meresahkan, keberadaan game judi ikan-ikan juga dikhawatirkan dapat merusak moral generasi muda serta memicu tindak kriminal lainnya.
Warga juga meminta pihak kepolisian bersama tokoh agama dan pemerintah daerah segera turun tangan untuk menertibkan lokasi perjudian yang dinilai semakin bebas beroperasi di wilayah Sei Bamban dan sekitarnya. (PNS)
Dukung Jurnalisme HALOSUMUT
Dalam segala situasi, HaloSumut.com berkomitmen menghadirkan fakta jernih langsung dari lapangan. Dukungan Anda membantu jurnalisme tetap independen dan terpercaya.
Berikan Apresiasi Sekarang
