MEDAN, Halosumut.com — Pelarian Andi Hakim Febriansyah, mantan Kepala Kas Bank BNI Unit Aek Nabara, Cabang Rantauprapat, akhirnya terhenti. Tersangka kasus dugaan penggelapan dana jemaat gereja senilai Rp28 miliar itu berhasil diamankan personel Polda Sumatera Utara di Bandara Internasional Kualanamu.
Penangkapan dilakukan oleh tim Subdit II Fismondev Ditreskrimsus Polda Sumut. Dari foto yang beredar, Andi terlihat mengenakan topi hitam, kaus cokelat, dan celana jeans saat duduk dikelilingi petugas kepolisian serta petugas bandara.
Kepala Bidang Humas Polda Sumut, Kombes Pol Ferry Walintukan, membenarkan penangkapan tersebut. Namun ia belum merinci waktu dan lokasi pasti saat Andi diamankan.
“Benar, yang bersangkutan sudah diamankan dan saat ini masih menjalani pemeriksaan,” ujarnya, Senin (30/3/2026).
Sebelumnya, Direktorat Reserse Kriminal Khusus Polda Sumut telah menetapkan Andi sebagai tersangka pada 13 Maret 2026. Penetapan ini dilakukan setelah penyidik melakukan rangkaian penyelidikan, penyidikan, serta gelar perkara dengan bukti permulaan yang dinilai cukup.
Hal itu disampaikan Direktur Reskrimsus Polda Sumut, Kombes Pol Rahmat Budi Handoko, pada Rabu (18/3/2026).
Kasus ini sendiri dilaporkan ke polisi pada 26 Februari 2026, dengan nomor laporan LP/B/327/II/2026. Pelapor merupakan pimpinan cabang BNI Rantauprapat, Muhammad Camel, yang melaporkan dugaan penggelapan yang dilakukan Andi.
Dalam proses penyelidikan, penyidik sempat memanggil Andi untuk dimintai keterangan. Namun saat itu, ia diketahui telah berangkat ke Bali dengan alasan berlibur bersama istrinya.
Dari hasil penelusuran lebih lanjut, diketahui Andi justru meninggalkan Indonesia melalui Bali menuju Australia pada 28 Februari 2026 sekitar pukul 18.55 WIB.
Kini, setelah sempat menjadi buronan, pelarian Andi akhirnya berakhir. Polisi masih melakukan pemeriksaan intensif untuk mendalami aliran dana serta kemungkinan keterlibatan pihak lain dalam kasus tersebut.
Dilansir dari: tribunmedan.com
Dukung Jurnalisme HALOSUMUT
Dalam segala situasi, HaloSumut.com berkomitmen menghadirkan fakta jernih langsung dari lapangan. Dukungan Anda membantu jurnalisme tetap independen dan terpercaya.
Berikan Apresiasi Sekarang
