LANGKAT, Halosumut.com – Polsek Bahorok berhasil ungkap kasus dugaan pencurian sepeda motor yang di alami Handayani br. Perangin-angin (40), warga Desa Namo Cengke, Kecamatan Bahorok, Kabupaten Langkat, yang sedang berada di salah satu kafe Ujung Titi, Kelurahan Pekan Bahorok, Kabupaten Langkat, Selasa (12/6/2026).
Salah satu langkah awal yang dilakukan adalah memeriksa rekaman CCTV untuk memetakan arah pergerakan dan ciri-ciri terduga pelaku.
Kapolsek Bahorok AKP Tunggul menjelaskan bahwa dari hasil pengecekan CCTV, pihaknya berhasil mengidentifikasi dan memetakan keberadaan terduga pelaku.
Informasi tersebut kemudian segera ditindaklanjuti dengan koordinasi lintas wilayah bersama Polsek Salapian, Polsek Kuala, masyarakat, serta Sobat Kamtibmas.
Koordinasi tersebut dilakukan untuk mempersempit ruang gerak terduga pelaku dengan menutup sejumlah akses keluar masuk di wilayah yang diduga menjadi jalur pelarian.
“Begitu laporan diterima, kami langsung melakukan pengecekan CCTV dan memetakan pergerakan terduga pelaku, selanjutnya kami berkoordinasi dengan Polsek Salapian, Polsek Kuala, warga, dan Sobat Kamtibmas untuk menutup akses keluar masuk di dua wilayah tersebut,” jelas AKP Tunggul.
Dari hasil pengejaran tersebut, petugas berhasil mengamankan satu orang dari dua terduga pelaku di wilayah Salapian.
Terduga pelaku yang diamankan berinisial AB (34) yang merupakan residivis warga Desa Sei Mencirim, yang saat itu diketahui membawa sepeda motor milik korban.
Dalam proses pengejaran, terduga pelaku sempat melakukan perlawanan, namun petugas dan warga berhasil mengamankan pelaku dan selanjutnya membawanya ke rumah sakit untuk mendapatkan penanganan medis.
Dari pengungkapan tersebut, petugas turut mengamankan sejumlah barang bukti berupa satu lembar STNK sepeda motor, satu unit sepeda motor Honda Scoopy, satu buah kunci T, dua buah anak kunci T, serta satu potong jaket warna hijau.

Kapolsek Bahorok juga menyampaikan bahwa pihaknya telah mengetahui identitas satu terduga pelaku lainnya.
Saat ini tim masih melakukan pengejaran dan pengembangan untuk mengungkap peran pelaku lain yang diduga terlibat dalam perkara tersebut.
Sementara itu, Kapolres Langkat AKBP David Triyo Prasojo menegaskan bahwa pengungkapan cepat ini menjadi bukti pentingnya kolaborasi antara kepolisian dan masyarakat dalam menjaga keamanan lingkungan.
Menurutnya, keberhasilan pengungkapan kurang dari tiga jam tidak hanya ditentukan oleh kecepatan personel di lapangan, tetapi juga oleh kepedulian masyarakat dalam memberikan informasi dan dukungan.
“Pemolisian masyarakat harus dibangun dari kedekatan, komunikasi, dan kepercayaan, ketika masyarakat cepat melapor, memberikan informasi, dan ikut menjaga lingkungan, maka ruang gerak pelaku kejahatan dapat dipersempit,” jelas Kapolres.
Ia juga mengapresiasi kerja cepat Polsek Bahorok, dukungan Polsek jajaran, serta peran masyarakat dan Sobat Kamtibmas yang ikut membantu proses pengejaran.
“Keamanan tidak bisa dijaga oleh kepolisian sendiri, dibutuhkan sinergi yang kuat dengan masyarakat. Pengungkapan ini menunjukkan bahwa kolaborasi yang baik dapat memberikan hasil cepat dan nyata,” tegasnya.
Kapolres juga mengimbau masyarakat agar tetap waspada terhadap potensi kejahatan kendaraan bermotor, terutama saat memarkir kendaraan di tempat umum.
Ia mengingatkan agar masyarakat selalu menggunakan kunci ganda, memastikan kendaraan berada di lokasi yang aman, serta segera melapor apabila melihat aktivitas mencurigakan melalui layanan pengaduan darurat Polri 110 yang aktif selama 24 jam. (Roby tar)
Dukung Jurnalisme HALOSUMUT
Dalam segala situasi, HaloSumut.com berkomitmen menghadirkan fakta jernih langsung dari lapangan. Dukungan Anda membantu jurnalisme tetap independen dan terpercaya.
Berikan Apresiasi Sekarang
