DELI SERDANG, Halosumut.com – Aktivitas lodes (penipuan online) dan narkotika dikabarkan masih marak beroperasi di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Lubuk Pakam, Deli Serdang. Aktivitas ini dikatakan menjadi pundi-pundi pemasukan bagi Lapas.
Sebuah sumber menyebutkan aktivitas ilegal itu bahkan memberikan setoran kepada Kepala KPLP, Kenal Purba senilai Rp85 juta perminggu.
Dari informasi yang didapat beberapa narapidana yang membuka kamar Lodes adalah Hendi, penghuni kamar Ahmad Yani 10, Prenjak kamar Ahmad Yani 13 dan Ewin kamar Ahmad Yani 14.
Sedang beberapa kamar lain seperti kamar Ahmad Yani 9 hingga 14 dikabarkan juga memegang peredaran narkotika selain Lodes.
Menurut sumber selain ilegal, aktivitas ini juga menganggu ketenangan warga binaan lainnya karena seringkali mereka menghidupkan musik dengan keras.
Sementara Kepala Lapas Kelas IIB Lubuk Pakam, Hakim Sanjaya yang dikonfirmasi melalui pesan singkat WA mengaku baru memimpin di Lapas itu. Ia juga mengatakan kalau saat ini Kepala KPLP tengah diperiksa Kanwil.
“Barusan saya cek bang”, “Masih pemeriksaan bg,” balasnya Jumat (4/4/2025) sore.
Menurutnya pemeriksaan itu terkait isu Lodes dan peredaran narkoba di dalam Lapas.
Namun saat media ini mengecek ke beberapa sumber menyebutkan mereka tidak mengetahui adanya pemeriksaan itu.
Dukung Jurnalisme HALOSUMUT
Dalam segala situasi, HaloSumut.com berkomitmen menghadirkan fakta jernih langsung dari lapangan. Dukungan Anda membantu jurnalisme tetap independen dan terpercaya.
Berikan Apresiasi Sekarang
