LABUHANBATU, Halosumut.com – Ketua Lembaga Perlindungan Anak (LPA) Kabupaten Labuhanbatu, Azhar Harahap, ST, yang akrab disapa Harahap Petarung, meminta Bupati dan Wakil Bupati Labuhanbatu untuk terus menegaskan komitmen pemerintah daerah dalam mewujudkan kesetaraan bagi penyandang disabilitas.
Salah satu bentuk komitmen tersebut, kata Azhar, dapat diwujudkan dengan mengajak masyarakat Kabupaten Labuhanbatu untuk menggelar nonton bareng (nobar) film berjudul Istimewa yang mengangkat kisah tentang kehidupan dan perjuangan penyandang disabilitas.
Azhar mengatakan, pemerintah daerah perlu terus mendorong terwujudnya kesetaraan hak serta akses yang inklusif bagi penyandang disabilitas di berbagai sektor pembangunan dan kehidupan masyarakat. Salah satunya melalui dukungan terhadap karya film, seni, dan budaya yang membawa pesan sosial serta inklusivitas.
Menurutnya, prinsip no one left behind atau tidak boleh ada satu pun yang tertinggal harus menjadi landasan penting dalam setiap kebijakan pemerintah, termasuk dalam penyediaan dan pemanfaatan ruang publik di Kabupaten Labuhanbatu.
“Harapan kami, Kabupaten Labuhanbatu berkomitmen bagaimana memberikan akses yang sama bagi semua. No one left behind. Misi kesetaraan ini harus kami bawa di semua aspek dan semua sektor, termasuk untuk kawan-kawan disabilitas,” ujar Azhar.
Ia menjelaskan, Pemkab Labuhanbatu dapat terus memperkuat berbagai program yang mendukung penyandang disabilitas, seperti menyediakan ruang publik yang ramah disabilitas, mengembangkan sekolah inklusi, memberikan pelatihan keterampilan, serta mendorong kegiatan yang berbasis seni dan budaya.
Menurut Azhar, kehadiran film Istimewa yang terinspirasi dari kisah nyata di Rumah Istimewa menjadi salah satu media yang efektif untuk menanamkan semangat inklusivitas sekaligus mengubah cara pandang masyarakat terhadap kelompok rentan.
“Film ini menjadi media yang sangat efektif dalam menyampaikan pesan dan semangat. Tidak hanya bagi masyarakat umum dalam memandang kelompok rentan, tetapi juga bagi kawan-kawan disabilitas agar lebih percaya diri dan menampilkan potensi yang dimiliki,” katanya.
Azhar menambahkan, kehadiran berbagai komunitas seperti Komite Disabilitas Daerah (KDD) Labuhanbatu juga dapat memperkuat kolaborasi antara pemerintah dan masyarakat dalam mendampingi serta memberdayakan penyandang disabilitas.
Ia berharap karya film bertema sosial dan inklusif seperti Istimewa dapat terus diproduksi sehingga mampu memberikan motivasi kepada masyarakat untuk saling mendukung dan bersama-sama mewujudkan Kabupaten Labuhanbatu sebagai kabupaten yang ramah anak, inklusif, serta ramah bagi semua kalangan.
Film Istimewa dijadwalkan tayang secara serentak di bioskop Indonesia pada 17 September 2026. Azhar berharap Bupati Labuhanbatu dr. Hj. Maya Hasmita dapat mengajak masyarakat untuk menyaksikan film tersebut secara bersama-sama.
Film Istimewa diproduseri Abdullah Mansuri dan melibatkan jajaran pemeran film, perwakilan komunitas disabilitas Labuhanbatu, akademisi film, pengulas film, serta para kreator konten lokal. (Red)
Dukung Jurnalisme HALOSUMUT
Dalam segala situasi, HaloSumut.com berkomitmen menghadirkan fakta jernih langsung dari lapangan. Dukungan Anda membantu jurnalisme tetap independen dan terpercaya.
Berikan Apresiasi Sekarang
