LABUSEL, Halosumut.com – Pusat Pendidikan dan Pemberdayaan Masyarakat Kabupaten Labuhanbatu Selatan (Pusdikpemas Labusel) kembali menggelar Pesantren Kilat Angkatan ke-26 dalam rangka memperkuat ukhuwah Islamiyah dan membina karakter generasi muda. Kegiatan tahunan ini berlangsung selama tiga hari, 26–28 Februari 2026, di MTs Al-Ikhwan Kotapinang, mengusung tema “Terbinanya Soliditas dan Kepekaan Pemuda Islam pada Lingkungannya menuju Insan yang Beriman dan Bertaqwa.”
Sebanyak 20 peserta dari berbagai sekolah mengikuti kegiatan ini dengan sistem mondok atau menginap di lokasi. Selama pelaksanaan, para peserta dibekali beragam materi dan aktivitas, mulai dari diskusi keislaman, tadarus Al-Qur’an, ceramah agama, pelatihan kepemimpinan (leadership), hingga games edukatif yang membangun kekompakan dan kepedulian sosial.
Ketua Panitia, Anas Efendi Harahap, didampingi Sekretaris Aldy Buhkari Iskandar Nasution, mengatakan bahwa Pesantren Kilat ini merupakan agenda rutin yang terus dilaksanakan sejak berdirinya Pusdikpemas.
“Alhamdulillah kegiatan ini dapat terlaksana setiap tahunnya dan tahun ini sudah memasuki angkatan ke-26. Semoga generasi muda tetap istiqomah dalam beramal menuju insan yang beriman dan bertaqwa sebagaimana tertuang dalam tema kegiatan,” ujarnya di sela-sela kegiatan.
Ia menambahkan, para pemateri yang dihadirkan berasal dari berbagai latar belakang, seperti tokoh agama, advokat, tokoh muda, hingga Kasatres Narkoba Polres Labuhanbatu Selatan. Kehadiran aparat penegak hukum dalam sesi materi diharapkan mampu memberikan pemahaman kepada peserta tentang bahaya narkoba serta pentingnya menjaga moralitas di tengah tantangan zaman.

Sementara itu, Ketua Umum Pusdikpemas Labuhanbatu Selatan, Ades Iskandar Nasution, menjelaskan bahwa Pesantren Kilat Ramadhan merupakan salah satu program unggulan organisasi dalam pembinaan mental dan spiritual generasi muda Islam. Sejak berdiri pada tahun 2000, Pusdikpemas konsisten menghadirkan program pembinaan karakter bagi pemuda, khususnya di bulan suci Ramadhan.
Menurutnya, kebersamaan yang terbangun selama kegiatan menjadi fondasi penting dalam menciptakan generasi yang solid dan peka terhadap lingkungan sosialnya.
“Dengan kebersamaan dan persaudaraan yang kuat, kita akan mampu menciptakan program-program positif yang berdampak luas bagi masyarakat,” ungkapnya.
Kegiatan ini juga mendapat dukungan dari berbagai pihak, termasuk para dermawan dan kelompok pengajian seperti Pengajian Al Haj Kotapinang, Pengajian An-Nisah Kotapinang, Pengajian Nur Amaliah Simaninggir, Masjid Al-Musthafa, serta Geger Production.
Di tengah suasana Ramadhan yang penuh keberkahan, lantunan ayat suci Al-Qur’an dan diskusi hangat para peserta menjadi gambaran semangat generasi muda Labuhanbatu Selatan dalam menapaki jalan kebaikan. Pesantren Kilat ini bukan sekadar agenda tahunan, melainkan ruang tumbuh bagi lahirnya pemuda Islam yang beriman, bertaqwa, dan peduli terhadap lingkungannya. (M.Y.K.Simanjuntak)
Dukung Jurnalisme HALOSUMUT
Dalam segala situasi, HaloSumut.com berkomitmen menghadirkan fakta jernih langsung dari lapangan. Dukungan Anda membantu jurnalisme tetap independen dan terpercaya.
Berikan Apresiasi Sekarang
