LABUSEL, Halosumut.com – Malam di tanjakan Bukit Kodok biasanya identik dengan gelap pekat. Jalan menanjak yang curam, dan minim penerangan kerap membuat pengendara menahan napas setiap kali melintas. Namun kini, suasana itu perlahan berubah.
Tujuh unit lampu tenaga surya berdiri menerangi sepanjang tanjakan yang selama ini dikenal rawan kecelakaan dan tindak kejahatan. Cahaya itu merupakan inisiatif Arwi Winata, pemilik PKS PT Mitra Sawit Perkasa, sebagai bentuk kepedulian terhadap keselamatan warga di Kabupaten Labuhanbatu Selatan.
Melalui Humas perusahaan, David Arjuna Sihombing, disampaikan bahwa langkah tersebut lahir dari keprihatinan melihat kondisi jalan yang gelap gulita, terutama pada malam hari.
“Bapak Arwi Winata sebagai putra daerah merasa terpanggil. Beliau ingin tanjakan yang selama ini menimbulkan kekhawatiran bisa menjadi lebih aman dan nyaman dilalui,” ujar David.
Bagi sebagian warga dan pengendara, Bukit Kodok bukan sekadar tanjakan. Ia adalah jalur harian menuju rumah, tempat kerja, bahkan rute penting bagi kendaraan logistik dan para pembuat konten yang kerap berjaga 24 jam di posko sekitar lokasi.
Memasuki bulan suci Ramadan, aktivitas malam hari justru meningkat. Tak lama lagi, arus mudik Idulfitri pun akan tiba, membawa lonjakan kendaraan yang melintas di jalur tersebut.
“Mudah-mudahan ini bisa meminimalisir risiko begal di titik rawan, mengurangi kecelakaan, dan membuat masyarakat merasa lebih tenang, apalagi sekarang Ramadan dan sebentar lagi arus mudik berlangsung,” kata David.
Sebelumnya, tidak ada satu pun penerangan di kawasan itu. “Sebagaimana pesan bahwa sebaik-baiknya manusia adalah yang paling bermanfaat bagi orang lain, semoga cahaya ini membawa berkah bagi para pengendara, warga sekitar, dan seluruh tim yang bertugas,” tutup David. (Randi Kurniawan)
Dukung Jurnalisme HALOSUMUT
Dalam segala situasi, HaloSumut.com berkomitmen menghadirkan fakta jernih langsung dari lapangan. Dukungan Anda membantu jurnalisme tetap independen dan terpercaya.
Berikan Apresiasi Sekarang
