LABUSEL, Halosumut.com – Massa yang tergabung dalam Forum Wartawan Bersatu (FWB) Kabupaten Labuhanbatu Selatan (Labusel), menggelar aksi demo didepan Mapolres Labusel dan Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Labusel, Senin (04/8/2025).
Aksi Forum Wartawan Bersatu (FWB) bergerak dari titik kumpul di halaman SBBK jalan Bukit menuju Polres labuhan batu Selatan lanjut ke kantor Kemenag Labusel.
Aksi ini di gelar sebagai bentuk protes atas dugaan kekerasan fisik /verbal yg dilakukan oleh oknum ketua yayasan Darul Muhsinin desa hajoran kecamatan sei kanan kab labuhan batu selatan terhadap rekan jurnalis saat menjalan kan tugas nya sebagai jurnalis didesa hajoran.
Aksi FWB di hadiri oleh sejumlah wartawan dari berbagai media,baik media Elektronik,media cetak dan media online serta dari Organisasi Pers IJTI,IWO,PJS dan AWNI.
Dalam aksi Forum wartawan Bersatu didepan Polres meminta agar Polres labuhan batu selatan segera menanggapi Laporan awak media yang menghalang halangi tugas jurnalis dalam tugas dan diduga percobaan melakukan kekerasan terhadap jurnalis.
Selain itu Forum Wartawan Bersatu meminta penindakan tegas Yang dilakukan oleh guru guru yg menyatakan bahwa pemberitaan yang disebar oleh media adalah hoax yang dianggap menyesatkan pemberitaan publik,sekaligus FWB meminta agar dapat memeriksa dana BOS ditahun 2023 -2024 yang diduga ada nya penyelewengan dan tidak tepat sasaran,serta diduga adanya Pungli di sekolah tersebut.
Tangkap dan penjarakan ketua yayasan jika tuntutan itu benar terbukti.
Salah satu kordinator aksi menyampaikan dalam orasinya,ketua yayasan tidak hanya mencederai kebebasan pers,tetapi telah menunjukkan sikap yang bertentangan dengan undang undang pers no 40 tahun 1999.
“Kami meminta agar ketua yayasan segera di panggil dan di periksa secara hukum,yang telah melakukan kekerasan terhadap wartawan demi menjaga marwah dan kebebasan pers.
Ditengah tengah aksi oleh FWB Kapolres labuhanbatu selatan melalui Kasat Reskrim AKP.E.R Ginting, SH.MH didampingi oleh kanit Tipiter IPDA LB Tobing SH mengatakan proses laporan teman media sudah kita proses dan hari rabu ini sudah masuk tahapan pemanggilan terhadap terlapor, kami akan menangani laporan ini secara professional, kami juga akan berkoordinasi dengan dengan Dengan pers untuk memastikan apakah tindakan tersebut termasuk dalam kategori menghalang halangi kerja jurnalistik” Ucapnya AKP E.R Ginting.
Setelah usai berbicara Sebelumnya melanjutkan perjalanan ke kantor kemenag aksi FWB menyerahkan Isi tuntutan tersebut secara tertulis kehadapan Kasat Reskrim.
Dilanjut, para aksi menuju kantor kemenang dan di sambut oleh KAKAN Kemenag labusel H. Awaluddin Habibi siregar MA didampingi oleh Kasi Pendis Munarwan Hasibuan mengatakan,”kami akan turun kelapangan untuk memeriksa dan mengaudit sekolah tersebut sesuai dengan tuntutan yang disampaikan kepada kami.
Kami mengucapkan trimakasih atas kerjasama nya dalam menyampaikan tuntutan aksi ini, dan kami yakin ini akan terselesaikan dengan baik”.Ujar nya.
Para aksi pun mengakhiri orasinya secara damai, dengan harapan agar Kemenag mengambil langkah langkah terbaik untuk sekolah tersebut,jika tidak dapat mengevaluasi dari tuntutan tersebut makanan FWB akan melanjutkan ke KANWIL Kemenag Sumatra Utara. (Nur habibah)
Dukung Jurnalisme HALOSUMUT
Dalam segala situasi, HaloSumut.com berkomitmen menghadirkan fakta jernih langsung dari lapangan. Dukungan Anda membantu jurnalisme tetap independen dan terpercaya.
Berikan Apresiasi Sekarang


