LABUHANBATU, Halosumut.com – Manajemen SPBU Pematang Seleng membantah keras tudingan praktik pelangsiran atau mafia bahan bakar minyak (BBM) subsidi jenis Pertalite yang beredar melalui video viral di media sosial Facebook.
Video yang diunggah seorang konten kreator tersebut menarasikan adanya pembiaran aktivitas pelangsiran di wilayah hukum Kepolisian Sektor Bilah Hulu. Namun pihak SPBU Pematang Seleng memastikan informasi tersebut tidak sesuai dengan kondisi sebenarnya di lapangan.
Dalam keterangan yang diterima awak media, manajemen menegaskan operasional penyaluran BBM subsidi dilakukan sesuai prosedur dan pengawasan ketat.
“Seluruh pelayanan berjalan sesuai SOP, aturan Pertamina, serta ketentuan hukum. Tidak ada praktik pelangsiran ataupun kerja sama dengan pihak mana pun sebagaimana yang dituduhkan,” ujar perwakilan manajemen.
Manajemen juga mengungkap fakta lain sebelum video tersebut dipublikasikan. Disebutkan, oknum konten kreator sempat mendatangi salah satu mandor SPBU dan diduga meminta sejumlah uang dengan alasan membantu biaya pengisian bensin untuk perjalanan menuju Pekanbaru, Namun permintaan tersebut tidak dipenuhi pihak SPBU.
“Setelah permintaan uang tidak kami berikan, yang bersangkutan justru membuat konten dengan narasi seolah-olah ada mafia BBM subsidi di SPBU kami. Hal ini tentu kami nilai sangat tendensius,” jelas manajemen.
Selain itu, pihak SPBU menemukan sejumlah kejanggalan pada materi visual yang diunggah. Beberapa foto dalam video disebut bukan berasal dari wilayah kerja SPBU Pematang Seleng.
Menurut manajemen, penggunaan foto yang tidak sesuai lokasi membuat informasi yang disampaikan menjadi tidak valid serta terkesan dilebih-lebihkan dari kejadian sebenarnya.
“Kami keberatan atas video tersebut karena mencampurkan gambar dari lokasi lain sehingga membentuk opini yang keliru di masyarakat,” tegasnya.
Pihak SPBU mengingatkan bahwa setiap individu atau konten kreator, terlebih yang tidak berbadan hukum, tetap memiliki tanggung jawab hukum atas informasi yang dipublikasikan ke ruang publik.
Penyebaran tudingan tanpa verifikasi dinilai berpotensi mencemarkan nama baik, merugikan usaha, serta menimbulkan keresahan masyarakat.
Manajemen menyatakan siap menempuh langkah klarifikasi maupun jalur hukum apabila diperlukan, sekaligus membuka diri terhadap pemeriksaan aparat penegak hukum.
SPBU Pematang Seleng menegaskan komitmennya untuk menjaga transparansi, memperketat pengawasan, serta memastikan distribusi BBM subsidi tepat sasaran bagi masyarakat yang berhak.
Masyarakat pun diimbau tidak mudah terprovokasi oleh informasi yang belum terverifikasi dan melaporkan dugaan pelanggaran melalui jalur resmi.
Sementara itu, ketika dikonfirmasi awak media, pemilik akun Facebook bernama “Informasi” membantah tudingan permintaan uang terhadap salah satu mandor SPBU Pematang Seleng.
“Hati-hati kawan, gak ada aku minta uang. Malah kalian yang menawarkan uang untuk hapus video tersebut melalui rekan kalian,” ujarnya.
Pernyataan tersebut menjadi bagian dari perbedaan versi antara kedua pihak. (Red)
Dukung Jurnalisme HALOSUMUT
Dalam segala situasi, HaloSumut.com berkomitmen menghadirkan fakta jernih langsung dari lapangan. Dukungan Anda membantu jurnalisme tetap independen dan terpercaya.
Berikan Apresiasi Sekarang
