LANGKAT, Halosumut.com – UPT Puskesmas Namu Ukur, Kecamatan Sei Bingai, Kabupaten Langkat, menjadi sorotan setelah sejumlah pasien peserta BPJS mengeluhkan lambannya pelayanan pada bagian pengambilan obat, Selasa (12/5/2025).
Keluhan tersebut disampaikan warga yang merasa harus menunggu cukup lama usai pemeriksaan dokter sebelum mendapatkan obat dari apotek puskesmas sehingga beberapa pasien mengaku antrean panjang sering terjadi, terutama pada jam pelayanan pagi hingga siang hari.
Untuk pelayanan pemeriksaan dinilai cukup baik, namun proses penyerahan obat dianggap memakan waktu lebih lama dibanding biasanya sehingga kondisi itu disebut membuat masyarakat, khususnya anak-anak dan lansia serta pasien yang sedang sakit lainnya, merasa kurang nyaman saat menunggu.
Warga berharap pihak puskesmas dapat menambah petugas atau memperbaiki sistem antrean agar pelayanan kepada pasien BPJS menjadi lebih cepat dan tertib.
Masyarakat juga meminta adanya evaluasi terhadap pelayanan kesehatan demi meningkatkan kenyamanan dan kualitas pelayanan publik. Mereka berharap keluhan yang disampaikan dapat menjadi perhatian pihak terkait sehingga pelayanan kesehatan di wilayah tersebut semakin optimal.
Kepala UPT Puskesmas Namu Ukur Nurbetty saat di konfirmasi mengatakan ” berhubung karena pasien ramai dan loker pengambilan obat cuman satu dan kita juga sudah online untuk pengambilan obat dari ruang periksa ke apotik bagi pasien BPJS terkadang terkendala karena jaringan yang terganggu, untuk kedepannya akan kami perhatikan”. Ujarnya mengakhiri. (Roby tar)
Dukung Jurnalisme HALOSUMUT
Dalam segala situasi, HaloSumut.com berkomitmen menghadirkan fakta jernih langsung dari lapangan. Dukungan Anda membantu jurnalisme tetap independen dan terpercaya.
Berikan Apresiasi Sekarang
