JAWA TENGAH, Halosumut.com – Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional, Nusron Wahid, menyerahkan sebanyak 243 sertipikat tanah wakaf dari berbagai wilayah di Jawa Tengah dalam acara yang berlangsung di Gedung Gradhika Bhakti Praja, Kantor Gubernur Jawa Tengah.
Berdasarkan rilis yang diterima media pada Senin (22/6/2026), penyerahan sertipikat tersebut merupakan bagian dari program kerja sama antara Badan Pertanahan Nasional Provinsi Jawa Tengah dengan Pemerintah Provinsi Jawa Tengah sebagai upaya memberikan kepastian hukum terhadap aset wakaf sekaligus melindungi aset umat dari potensi sengketa di masa mendatang.
Dalam kesempatan itu, Menteri Nusron Wahid mengatakan penyerahan 243 sertipikat tersebut merupakan bagian dari ribuan sertipikat tanah wakaf yang telah diterbitkan sepanjang tahun 2026 melalui program prioritas nasional di bidang pertanahan.
Menurutnya, program ini difokuskan untuk mempercepat legalisasi tanah-tanah wakaf yang digunakan untuk kepentingan masyarakat seperti masjid, musala, sekolah, pondok pesantren hingga area pemakaman umum.
Saat ini, capaian sertifikasi tanah wakaf di Jawa Tengah telah mencapai 73 persen, angka yang disebut berada di atas rata-rata nasional. Menteri Nusron menilai capaian tersebut menunjukkan meningkatnya kesadaran masyarakat untuk melegalkan aset-aset keagamaan dalam beberapa tahun terakhir.
Meski demikian, pemerintah masih menemukan sejumlah aset wakaf di Jawa Tengah yang belum memiliki sertipikat resmi. Beberapa kendala yang dihadapi di antaranya status wakif yang telah meninggal dunia, belum adanya nazir, hingga persoalan batas bidang tanah yang belum jelas.
Untuk itu, Kementerian ATR/BPN terus melakukan percepatan melalui proses identifikasi dan penyelesaian berbagai hambatan administrasi di lapangan.
Menteri Nusron menargetkan dalam tiga tahun ke depan capaian sertifikasi tanah wakaf di Jawa Tengah dapat meningkat hingga mencapai 95 persen.
Dalam kegiatan tersebut, Menteri ATR/BPN didampingi Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi, Wakil Gubernur Jawa Tengah, Taj Yasin Maimoen, serta Kepala Kantor Wilayah BPN Provinsi Jawa Tengah, Sri Pranoto.
Pada kesempatan yang sama, pemerintah juga menyerahkan bantuan pendidikan kepada 100 anak yatim dari sejumlah yayasan Islam di Jawa Tengah.
Gubernur Ahmad Luthfi mengapresiasi langkah Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional dalam mempercepat sertifikasi tanah wakaf di wilayahnya. Menurutnya, program tersebut menjadi bagian penting dalam menyelesaikan berbagai persoalan pertanahan, mulai dari tanah warisan, tanah wakaf hingga berbagai aset lain yang membutuhkan kepastian hukum. (Randi Kurniawan)
Dukung Jurnalisme HALOSUMUT
Dalam segala situasi, HaloSumut.com berkomitmen menghadirkan fakta jernih langsung dari lapangan. Dukungan Anda membantu jurnalisme tetap independen dan terpercaya.
Berikan Apresiasi Sekarang
