MEDAN, Halosumut.com – Gerakan Rakyat (GR) Kota Medan menggelar Musyawarah Daerah (Musda) I yang menjadi tonggak penting dalam membangun konsolidasi organisasi dan memperkuat peran masyarakat dalam mewujudkan kesejahteraan rakyat.
Acara yang berlangsung khidmat dan penuh semangat kebangsaan ini dihadiri oleh para tokoh penting Gerakan Rakyat baik dari tingkat daerah maupun provinsi. 25 Mei 2025.
Kehadiran Tokoh-Tokoh Strategis
Musda I ini dihadiri oleh Ketua Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Gerakan Rakyat Sumatera Utara beserta jajaran strukturnya. Turut hadir pula para pemikir dan penasehat strategis organisasi, seperti Prof. Ridha Dharmajaya selaku Dewan Pakar GR Sumut, Prof. Yulianta Siregar sebagai Dewan Pakar GR Medan, dan Prof. Rudi Salamoni, M.Pd yang menjabat sebagai Dewan Penasehat GR Medan.
Kehadiran para akademisi dan tokoh intelektual ini memberikan warna tersendiri dalam Musda, menegaskan bahwa perjuangan Gerakan Rakyat tidak hanya bersifat politis dan sosial, tetapi juga berbasis pemikiran kritis dan keilmuan yang kokoh.
Pembacaan Laporan dan Penyerahan Tim Formatur
Salah satu agenda penting dalam Musda I ini adalah pembacaan laporan pertanggungjawaban kegiatan dan arah strategis organisasi, yang disampaikan oleh Ahmad Fariz Raipo, S.Kom. Dalam laporannya, Ahmad menekankan pentingnya kesinambungan gerakan rakyat yang berlandaskan pada prinsip keadilan sosial, keterbukaan, dan kolaborasi.
Setelah pembacaan laporan, dilakukan pula penyerahan Tim Formatur kepada kepengurusan inti DPD GR Medan (KSB) yang secara aklamasi telah ditetapkan dalam forum Musda.
Sambutan Penuh Semangat Persatuan
Rangkaian sambutan dalam acara Musda menjadi momen penyampaian visi besar organisasi.
Ketua DPW GR Sumut dalam sambutannya menyampaikan bahwa Gerakan Rakyat harus menjadi poros kekuatan masyarakat sipil dalam menyuarakan keadilan, memberdayakan komunitas lokal, serta menjembatani kepentingan rakyat dengan kebijakan pemerintah.
“Kita bukan sekadar organisasi, kita adalah gerakan moral yang lahir dari rakyat, oleh rakyat, dan untuk rakyat,” tegasnya dengan semangat.
Sementara itu, Prof. Rudi Salamoni,M.Pd mengingatkan pentingnya menjaga nilai-nilai kebangsaan dan mengedepankan semangat kolektivitas di tengah kondisi sosial-politik yang semakin kompleks.
“Jangan pernah kehilangan harapan. Perubahan sosial adalah hasil dari sinergi antar generasi dan antar kelompok masyarakat. Gerakan Rakyat adalah alat perjuangan yang harus terus relevan di tengah dinamika zaman,” ujarnya.
Prof. Ridha Dharmajaya, sebagai Dewan Pakar GR Sumut, menambahkan bahwa kolaborasi antara pemuda, tokoh masyarakat, dan akademisi sangat penting untuk membangun gerakan yang progresif dan inklusif.
“Kesejahteraan rakyat tidak akan tercapai jika kita berjalan sendiri-sendiri. Inilah saatnya kita bersatu dalam bingkai kebhinekaan untuk menciptakan sistem sosial yang adil dan berkelanjutan,” kata Prof. Ridha.
KSB Terpilih: Simbol Kepemimpinan Baru
Dalam Musda I ini, forum secara bulat menetapkan struktur kepengurusan DPD GR Medan yang baru, yakni:
-
Ketua DPD GR Medan: Ahmad Sibli
-
Sekretaris: Cahyo Mahdi
-
Bendahara: dr. Okkis Razuansyah
Ketiganya merupakan sosok muda yang memiliki komitmen kuat dalam memperjuangkan kesejahteraan masyarakat melalui pendekatan sosial, edukatif, dan pemberdayaan ekonomi.
Dalam sambutannya, Ahmad Sibli menyampaikan rasa terima kasih atas kepercayaan yang diberikan kepadanya dan menekankan pentingnya sinergi semua elemen dalam menjalankan roda organisasi.
“Kami bukan pemilik organisasi, kami adalah pelayan rakyat. Kami akan membuka pintu selebar-lebarnya untuk kolaborasi dengan siapa saja yang memiliki niat tulus membangun Kota Medan yang lebih adil dan sejahtera,” ujar Ahmad.
Sekretaris terpilih, Cahyo Mahdi, menambahkan bahwa Gerakan Rakyat akan fokus pada program-program berbasis komunitas, pendidikan politik warga, dan peningkatan kapasitas generasi muda.
Sedangkan dr. Okkis Razuansyah sebagai Bendahara menyampaikan bahwa transparansi dan akuntabilitas akan menjadi pilar utama dalam pengelolaan keuangan organisasi.
Menuju Arah Baru Gerakan Rakyat
Musda I ini bukan hanya menjadi forum regenerasi kepemimpinan, tetapi juga momentum penting untuk menyatukan langkah dan menyusun strategi jangka panjang organisasi. Dalam suasana yang hangat namun penuh keseriusan, para peserta Musda menandatangani komitmen bersama untuk:
-
Menjadikan Gerakan Rakyat sebagai wadah perjuangan rakyat kecil.
-
Mendorong kebijakan publik yang berpihak kepada masyarakat bawah.
-
Menolak segala bentuk politik transaksional yang merusak integritas demokrasi.
-
Menumbuhkan semangat gotong royong dan nasionalisme di setiap lini perjuangan.
Semangat persatuan yang bergema dalam Musda ini mengukuhkan bahwa Gerakan Rakyat bukan hanya organisasi sosial-politik, melainkan juga sebuah harapan kolektif untuk Indonesia yang lebih adil, makmur, dan bermartabat.
Penutup
Musyawarah Daerah I DPD Gerakan Rakyat Kota Medan menjadi simbol kebangkitan gerakan rakyat di tingkat lokal. Di tengah berbagai tantangan sosial, ekonomi, dan politik yang dihadapi bangsa, Gerakan Rakyat menegaskan eksistensinya sebagai kekuatan alternatif yang siap memperjuangkan hak-hak rakyat kecil dengan pendekatan yang cerdas, humanis, dan kolaboratif.
Dengan kepengurusan baru yang energik dan dukungan dari tokoh-tokoh berpengaruh, DPD GR Medan kini bersiap melangkah ke depan, membangun kekuatan rakyat dari akar rumput, demi tercapainya Indonesia yang bersatu, berdaulat, dan sejahtera.
Dukung Jurnalisme HALOSUMUT
Dalam segala situasi, HaloSumut.com berkomitmen menghadirkan fakta jernih langsung dari lapangan. Dukungan Anda membantu jurnalisme tetap independen dan terpercaya.
Berikan Apresiasi Sekarang
