LABUSEL, Halosumut.com – Sebagai negara agraris, peran pertanian tidak bisa dilepaskan dalam pembangunan Nasional. Oleh karena itu, pertanian memegang peranan penting dalam memajukan perekonomian masyarakat Indonesia.
Salah satu upaya Pemerintah, dalam memajukan sektor pertanian, dapat dilihat pada besarnya, perhatian pemerintah, terhadap pengembangan dan usaha peningktan hasil produksi pertanian, terutama pada pengembangan komoditi lokal demi menjaga kestabilan ketersediaan pangan nasional diperlukan kerjasama disetiap tingkatan sosial untuk mewujudkan ketahanan pangan Nasional.
Hal tersebut dikatakan Wakil Bupati Labuhanbatu Selatan (Labusel) H. Ahmad Padli Tanjung, S.Ag pada Apel Gabungan dilingkungan Pemkab Labusel, Senin (21/10/2024).
“Ketahanan pangan juga sangat penting, untuk mendukung pertahanan keamanan. Bukan hanya sebagai komoditi ekonomi, pangan merupakan komoditi yang memiliki fungsi sosial politik, baik nasional maupun global. Untuk itulah, ketahanan pangan mempunyai pengaruh yang penting terhadap keamanan”,ucap Wabup
Dikatakan, Program penyuluh pertanian, pada kegiatan pengembangan kapasitas kelembagaan petani, di kecamatan dan desa melalui kegiatan pelatihan pembuatan pupuk pestisida organi, dan pada kegiata gerakan pangan murah di 2 (dua) tempat dalam rangka stabilitas, pasokan dan harga pangan di Kabupaten Labusel. program penyediaan pangan berbasis sumber daya lokal melalui kegiatan P2SA (beragam, bergizi seimbang dan aman) goes to school.
“Kementerian pertanian melalui dirjen perkebunan telah melaksanan program Peremajaan Sawit Rakyat (PSR) sejak tahun 2017. Pada tahun 2024 program PSR mendapat rekomendasi teknis/ seluas 203.27 Ha di 3 (tiga) kecamatan yaitu 70.56 ha desa mandalasena kecamatan silangkitang, 32.84 Ha desa sabungan kecamatan sungai kanan, 99.27 Ha desa batang nadenggan kecamatan sungai kanan. dan Pekarangan Lestari (P2L) di 5 (lima) kecamatan, berupa bantuan sarana prasarana pemibibitan tanaman cabe, terong dan kangkung”, jelas Wabup
“Pada tahun 2024 Kementerian Pertanian Republik Indonesia, memberikan bantuan benih padi seluas 100 ha, di 3 (tiga) kecamatan yaitu kecamatan sungai kanan, kecamatan kotapinang dan kecamatan torgamba”, tambahnya
Wakil Bupati Labuhanbatu Selatan menyampaikan, Dinas Ketahanan Pangan Dan Pertanian, telah memberikan bantuan kepada kelompok tani, berupa hansprayer dari provinsi, dan bantuan dari kementerian pertanian berupa pompa air, traktor roda 2. Pembangunan jalan produksi, usaha tani, jalan pintu air, dam parit, yang bersumber dari dana dak dan apbd tahun anggaran 2024.
Pada bidang peternakan, dinas ketahanan pangan dan pertanian, telah memberikan pelayanan kesehatan hewan terutama mengantisipasi wabah penyakit hewan menular yang sering terjadi dikalangan masyarakat seperti penyuntikan vaksin rabies pada anjing, penyuntikan vaksin PMK (Penyakit Mulut Dan Kuku) dan vaksin LSD pada sapi. Bidang peternakan juga melakukan monitoring ke 5 (lima) kecamatan guna mencegah penyakit hewan unggas maupun hewan ruminansia.
“Akhirnya, saya berharap kepada dinas ketahanan pangan dan pertanian, Kabupaten Labusel untuk tetap meningkatkan pelayanan kepada masyarakat khususnya dalam bidang ketahanan pangan dan pertanian yang meliputi tanaman pangan, hortikultura, perkebunan dan peternakan dan menunjang visi pemerintah Kabupaten Labusel yang sejahtera dan bermartabat”, pungkasnya(Jhon Fitra Sagala)
Dukung Jurnalisme HALOSUMUT
Dalam segala situasi, HaloSumut.com berkomitmen menghadirkan fakta jernih langsung dari lapangan. Dukungan Anda membantu jurnalisme tetap independen dan terpercaya.
Berikan Apresiasi Sekarang
