LABURA, Halosumut.com – Dalam rangka mendukung pelaksanaan Program Penanganan Akses Reforma Agraria Tahun Anggaran 2026, Kantor Pertanahan Kabupaten Labuhanbatu menggelar kegiatan penyuluhan kepada masyarakat di Desa Meranti Omas, Kecamatan NA IX–X, Kabupaten Labuhanbatu Utara.
Kegiatan ini merupakan tindak lanjut dari Surat Keputusan Kepala Kantor Pertanahan Kabupaten Labuhanbatu tentang Penetapan Lokasi Kegiatan Penataan Akses Reforma Agraria Kabupaten Labuhanbatu Tahun 2026. Dalam keputusan tersebut, Desa Meranti Omas ditetapkan sebagai salah satu lokasi pelaksanaan program Reforma Agraria.
Penyuluhan dilaksanakan sebagai upaya memberikan pemahaman kepada masyarakat mengenai pentingnya Penanganan Akses Reforma Agraria. Program ini bertujuan meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui pengembangan potensi ekonomi, peningkatan kapasitas usaha, perluasan akses permodalan, pemasaran produk, serta berbagai bentuk pemberdayaan masyarakat lainnya.
Melalui kegiatan tersebut, masyarakat diberikan informasi terkait tujuan, manfaat, serta tahapan pelaksanaan Penanganan Akses Reforma Agraria. Selain itu, penyuluhan juga menjadi sarana bagi warga untuk berdiskusi dan menyampaikan aspirasi mengenai kebutuhan pengembangan ekonomi di wilayah mereka.
Kantor Pertanahan Kabupaten Labuhanbatu berharap masyarakat dapat memanfaatkan hasil Reforma Agraria secara lebih produktif dan berkelanjutan sehingga mampu memberikan dampak nyata terhadap peningkatan kesejahteraan dan kemandirian ekonomi masyarakat.
Melalui Program Penanganan Akses Reforma Agraria, Kantor Pertanahan Kabupaten Labuhanbatu terus berkomitmen mewujudkan Reforma Agraria yang tidak hanya berfokus pada legalisasi aset, tetapi juga pada penataan akses yang mampu meningkatkan produktivitas masyarakat, memperkuat perekonomian daerah, serta mendorong terciptanya kesejahteraan yang merata dan berkelanjutan di Kabupaten Labuhanbatu Utara. (Randi Kurniawan)
Dukung Jurnalisme HALOSUMUT
Dalam segala situasi, HaloSumut.com berkomitmen menghadirkan fakta jernih langsung dari lapangan. Dukungan Anda membantu jurnalisme tetap independen dan terpercaya.
Berikan Apresiasi Sekarang
