LABUHANBATU, Halosumut.com -Gerakan Aliansi Mahasiswa (Geram) Labuhanbatu menggelar aksi damai di kantor Adira Finance Rantauprapat, jalan SM Raja, Kelurahan Bakaran Batu, Kabupaten Labuhanbatu, Rabu (05/02/2025).
Aksi demo tersebut dilakukan Geram Labuhanbatu Raya untuk meminta klarifikasi atau tanggapan dari Pimpinan Adira finance Rantauprapat terkait oknum Debkolektor yang mengaku dari Perusahaan tersebut yang diduga melakukan perampasan kendaraan konsumen dijalan lintas.
Namun, anehnya alih alih memberikan respon positif, Massa Aksi Geram melihat sekelompok orang dengan menggunakan seragam Ikatan Pemuda Karya (IPK) berdiri tegak didepan kantor Adira Finance Rantauprapat dengan terlihat sesekali melontarkan yel yel, Hidup IPK. Hidup Adira.
Jepril Harepa selaku pimpinan aksi merasa terkejut dengan kehadiran ormas IPK tersebut, dan bertanya tanya terkait apa kehadiran mereka di kegiatan aksi demo yang dilakukannya bersama massa aksi.
“Kami tidak ada undang mereka untuk bergabung mengikuti aksi bersama kami,”ucap jepril kepada wartawan.
Hal senada juga disampaikan Kuasa Hukum PT.Adira Finance Cabang Rantauprapat, selaku pengacara yang dikuasakan untuk memberikan klarifikasi atau tanggapan kepada massa aksi, ia menyampaikan bahwa pihaknya juga tidak ada mengundang ormas IPK untuk berhadir.
“Kami juga tidak tau terkait kehadiran mereka, tidak ada kami mengundang ataupun bermohon kepada IPK untuk hadir disini,”katanya.
Sementara itu, Jansen Nainggolan selaku Korda IPK Labuhanbatu saat ditanya wartawan, menyampaikan bahwa kehadiran pihak nya pada kegiatan aksi tersebut sebagai mitra Adira Finance Rantauprapat, untuk mendukung aksi damai yang digelar oleh mahasiswa.
“Kami hadir sebagai mitra Adira dan juga mendukung mahasiswa yang demo,”ujarnya kepada wartawan.
Namun, ketika ditanya kembali oleh wartawan, lantas jika seperti itu mengapa kuasa hukum mengatakan tidak ada mengundang pihak IPK, Jansen menjawab bahwa pihaknya berkordinasi dengan Adira Pusat.
“Kami berkordinasi dengan Adira Pusat,”ungkapnya.
Lanjut, ketika wartawan bertanya, mengapa pihak IPK menggaungkan Yel Yel dengan melontarkan, Hidup IPK, Hidup Adira, dan juga beberapa orang terpantau wartawan diduga melakukan provokasi dengan melontarkan bahasa, “mana konsumen nya, mana kuasa dari konsumen nya.”
Jansen Nainggolan mengatakan bahwa itu bukan bagian dari anggota IPK, mungkin itu adalah orang lain. (Red)
Dukung Jurnalisme HALOSUMUT
Dalam segala situasi, HaloSumut.com berkomitmen menghadirkan fakta jernih langsung dari lapangan. Dukungan Anda membantu jurnalisme tetap independen dan terpercaya.
Berikan Apresiasi Sekarang
