LABUHANBATU, Halosumut.com – Proyek bantuan pembangunan Water Closet dan Sepsitank atau toilet individu tahun anggaran 2024 di Desa Cinta Makmur, Kecamatan Panai Hulu, Kabupaten Labuhanbatu, Sumatera diduga Beraroma Korupsi.
Dari proyek tersebut, ditemukan banyak toilet yang diduga dikerjakan asal asalan atau tidak sesuai dengan perencanaan, bahkan banyak diantaranya penerima manfaat yang tidak tepat sasaran serta gaji kepala tukang yang diduga di Korupsi.
“Benar bang, bantuan tidak tepat sasaran, ada yang sudah punya toilet yang layak pun masih menerima bantuan,”kata Ab saat ditanya wartawan.
Selain itu kata AB, pembayaran gaji atau upah kepala tukang diduga juga tidak dibayar sesuai dengan anggaran yang telah disiapkan, disetiap titik pembangunannya.
“Bayangkan bang, satu titik kepala tukang dibayar upah 900.000 bang, padahal anggaran nya tidak seperti itu,”ujarnya.
Berdasarkan informasi tersebut, Halosumut.com melakukan konfirmasi kepada Ketua Kelompok Swadaya masyarakat (KSM) desa cinta makmur, selaku pelaksana proyek pembangunan toilet tersebut.
Kepada wartawan Suhar, Ketua KSM Desa Cinta Makmur itu mengaku, tidak menyalurkan anggaran sesuai dengan yang sudah ditetapkan, Senin (23/12/2024)
“Minta maaf kali saya pak, atas kesalahan saya, karena baru pertama kali saya memegang yang seperti ini pak, sebelumnya saya hanya sebagai penjual kambing, jadi saya tidak begitu paham,”ungkap Suhar kepada wartawan sambil meminta maaf.
Suhar juga menceritakan kepada wartawan bahwa anggaran untuk kepala tukang sebenarnya disiapkan 1.700.000 namun yang disalurkan mereka sebesar 1.000.000 per titiknya.
“Sisanya kami buat untuk upah tukang langsir dan biaya yang lain lain pak,”bilangnya.
Diakhir, karena merasa bersalah, Suhar mencoba menawarkan uang minyak kepada wartawan, untuk bantu bantu transportasi Mereka, sebagai persahabatan dan permohonan maaf.
Tak hanya itu, Suhar juga memanggil salah seorang LSM berinisal BM untuk melakukan negosiasi dan diduga ingin melakukan intimidasi kepada wartawan.
Disisi lain, Kepala Desa Cinta Makmur Ego Winarno, saat dikonfirmasi Halosumut.com mengaku bahwa proyek tersebut merupakan bantuan dari dinas PUPR dan tidak ada sama sekali kaitannya dengan Desanya.
Sementara itu, jumail selaku konsultan proyek dari PUPR ketika dikonfirmasi belum berkenan memberikan tanggapan atas permasalahan tersebut.
Atas kejadian tersebut Rizal Efendi SH, Selaku Ketua Pro Jurnalismedia Siber (PJS) Kabupaten Labuhanbatu Raya meminta kepada inspektorat kabupaten Labuhanbatu dan aparat penegak hukum untuk segera memanggil dan memeriksa pihak terkait atas dugaan korupsi proyek pembangunan bantuan toilet di desa cinta makmur tersebut. (Red/Tim)
Dukung Jurnalisme HALOSUMUT
Dalam segala situasi, HaloSumut.com berkomitmen menghadirkan fakta jernih langsung dari lapangan. Dukungan Anda membantu jurnalisme tetap independen dan terpercaya.
Berikan Apresiasi Sekarang
