LABUHANBATU, Halosumut.com – Kepala Sekolah SMPN 2 Kecamatan Panai Hilir, Rifan Efendi mengaku menjadi repot, gara gara dua oknum guru PPPK Riswaldi Dan Putra. Jum’at (17/01/2025).
Sebab kata Rifan, akibat dari dua oknum guru tersebut dirinya dipanggil oleh inspektorat kabupaten Labuhanbatu pada Rabu (15/01/2025) yang lalu.
“Saya jadi repot pak ngurusin dia kemaren say dipanggil inspektorat minta keterangan mengenai mereka,”kata kepala sekolah SMPN 2 Panai Hilir tersebut kepada wartawan.
Selain itu, kata Rifan saat ini dua oknum guru tersebut tidak lagi mengajar di sekolah SMPN 2 Panai Hilir semenjak dikeluarkan nota tugas dari Dinas Pendidikan Kabupaten Labuhanbatu.
“Sekarang tidak mengajar lagi pak setelah keluar nota tugas dia, sudah Kembali ke sekolah awal SMPN 1 Ratu,”ujarnya.
Sementara itu, kepala Inspektur, inspektorat kabupaten Labuhanbatu Ahlan, saat dikonfirmasi membantah bahwa pihaknya ada memanggil kepala sekolah SMPN 2 Panai Hilir tersebut.
“Sampai saat ini kami belum ada memanggil kepala sekolah SMPN 2 Panai Hilir tersebut mengenai dua orang oknum guru PPPK tersebut pak,”jelasnya.
Diberitakan sebelumnya dua oknum guru PPPK atas nama Riswaldi dan Putra, tidak bekerja untuk melakukan proses belajar mengajar sesuai dengan penempatan SK nya, dan saat ini kembali mengajar disekolah awal mereka bekerja, yakni SMPN 1 Rantau Utara.
Disisi lain sampai saat ini, kepala dinas pendidikan kabupaten labuhanbatu Asrol Azis Lubis belum berhasil dimintai tanggapan mengenai dua oknum guru PPPK tersebut. (Red)
Dukung Jurnalisme HALOSUMUT
Dalam segala situasi, HaloSumut.com berkomitmen menghadirkan fakta jernih langsung dari lapangan. Dukungan Anda membantu jurnalisme tetap independen dan terpercaya.
Berikan Apresiasi Sekarang
