SERDANG BEDAGAI, Halosumut.com – Hujan dengan intensitas tinggi yang mengguyur wilayah Kecamatan Sei Rampah Kabupaten Serdang Besagai (Sergai) selama beberapa hari terakhir menyebabkan banjir melanda Desa Pematang Ganjang. Akibatnya, sekitar 80 rumah di Dusun V Kampung Banten terendam air, dan aktivitas belajar di SMK Negeri 1 Sei Rampah terpaksa diliburkan.
Salah seorang warga terdampak, Nasrun (49), warga Desa Pematang Ganjang, menuturkan bahwa banjir mulai merendam rumah warga sejak Rabu malam dan hingga kini ketinggian air sudah mencapai dengkul orang dewasa.
“Hujan deras beberapa hari ini membuat air meluap ke permukiman. Ada sekitar 80 rumah yang terendam. Saya sekarang tinggal di warung sambil menunggu pemerintah mendirikan tenda pengungsian,” ujar Nasrun kepada wartawan, Kamis (23/10/2025).

Menanggapi hal tersebut, Wagiono, perangkat desa yang membidangi Kasi Kesos Desa Pematang Ganjang, menyampaikan bahwa pihak desa telah berkoordinasi dengan pemerintah kecamatan Sei Rampah dan Dinas Sosial Kabupaten Serdang Bedagai untuk menangani dampak banjir.
“Hari ini kami sedang berupaya mendirikan tenda pengungsi bersama pihak kecamatan dan dinas sosial.
Bantuan berupa makanan siap saji, perlengkapan bayi, dan kebutuhan lainnya juga sudah mulai disalurkan kepada warga terdampak,” jelas Wagiono.
Pemerintah desa mengimbau warga agar tetap waspada terhadap kemungkinan banjir susulan, mengingat cuaca ekstrem diperkirakan masih akan berlangsung dalam beberapa hari ke depan. (Putra NS)
Dukung Jurnalisme HALOSUMUT
Dalam segala situasi, HaloSumut.com berkomitmen menghadirkan fakta jernih langsung dari lapangan. Dukungan Anda membantu jurnalisme tetap independen dan terpercaya.
Berikan Apresiasi Sekarang
