Scroll untuk baca artikel
#
Example floating
Example floating
Pendidikan

Sambangi Warga Pantai Labu, Senator Muhammad Nuh Minta Doa Restu Pembangunan Kampus PERSIS Unggul di Desa Durian

62
×

Sambangi Warga Pantai Labu, Senator Muhammad Nuh Minta Doa Restu Pembangunan Kampus PERSIS Unggul di Desa Durian

Sebarkan artikel ini
Sambangi Warga Pantai Labu, Senator Muhammad Nuh Minta Doa Restu Pembangunan Kampus PERSIS Unggul di Desa Durian
KH. Muhammad Nuh menggelar pertemuan silaturahim bersama warga Desa Durian, Kecamatan Pantai Labu, Deli Serdang. Kegiatan bernuansa kekeluargaan tersebut dipusatkan di Masjid Jamik Desa Durian, Rabu (20/5/2026).

DELI SERDANG, HALOSUMUT.COM — Anggota DPD RI asal Sumatera Utara, KH. Muhammad Nuh, menggelar pertemuan silaturahim yang berlangsung penuh keakraban bersama warga Desa Durian, Kecamatan Pantai Labu, Deli Serdang. Kegiatan bernuansa kekeluargaan tersebut dipusatkan di Masjid Jamik Desa Durian, Rabu (20/5/2026).

Acara yang dipandu oleh Hasbullah Ja’far ini dihadiri oleh Penjabat (Pj) Kepala Desa Durian, para tokoh agama, tokoh masyarakat setempat, serta puluhan kaum ibu yang tergabung dalam perwiritan/pengajian Desa Durian.

Thank you for reading this post, don't forget to subscribe!

Di hadapan ratusan jamaah dan warga, Senator Muhammad Nuh mengutarakan niat baik sekaligus memohon doa restu dari seluruh lapisan masyarakat terkait rencana besar pembangunan Lembaga Pendidikan PERSIS Unggul. Sekolah model unggulan ini nantinya akan dibangun di atas lahan wakaf yang terletak di Dusun II, Desa Durian.

Baca Juga :  LPAI Labuhanbatu Sekolahkan Anak Yatim Piatu Dan Dua Kakak Beradik Buta Huruf 

Dalam kesempatan itu, tokoh ulama Sumut ini juga menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasih yang mendalam kepada Ustadz Hasbullah Ja’far beserta keluarga besar, yang telah dengan ikhlas menginfakkan sebidang tanahnya demi kemaslahatan pendidikan umat Islam di Pantai Labu.

“Kita semua berharap, kehadiran lembaga pendidikan ini nantinya benar-benar bisa menjadi pusat mencetak generasi muda Islam yang unggul, berkarakter, dan membawa manfaat besar untuk kemajuan masyarakat luas, khususnya di Deli Serdang,” ungkap KH. Muhammad Nuh.

Pertemuan hangat ini diakhiri dengan sesi foto bersama antara Senator, perangkat desa, dan warga. Usai beramah tamah di dalam masjid, Muhammad Nuh bersama tokoh masyarakat langsung bergerak turun ke lapangan untuk meninjau langsung titik lokasi tanah wakaf yang akan segera memasuki tahap pembangunan tersebut.

Baca Juga :  Seni Aksi Dan Kreasi Warnai Wisuda, Pelepasan TK Serta SDIT Kuntum Bumi Rantauprapat.

Rencana pendirian Lembaga Pendidikan PERSIS Unggul di kawasan perdesaan Pantai Labu merupakan angin segar bagi dunia pendidikan di Deli Serdang. Pola pembangunan yang memanfaatkan instrumen sosial keagamaan seperti tanah wakaf menunjukkan betapa kuatnya kepedulian masyarakat lokal dan tokoh agama dalam berkolaborasi mempercepat lahirnya fasilitas pendidikan bermutu di daerah yang jauh dari pusat kota.

Dampak nyata dari hadirnya sekolah unggulan di tingkat desa ini adalah terbukanya akses pendidikan berkualitas yang lebih dekat dan terjangkau bagi anak-anak di pesisir Deli Serdang.

Secara jangka panjang, keberadaan pusat pendidikan baru ini juga diproyeksikan akan mendongkrak perekonomian warga sekitar Dusun II Desa Durian melalui tumbuhnya sektor usaha mikro, mulai dari warung makan, penyediaan kos-kosan, hingga jasa transportasi lokal.

Baca Juga :  Bupati Labuhanbatu Gandeng Google Untuk Transformasi Pendidikan

Agar hajat mulia pembangunan sarana pendidikan ini berjalan mulus tanpa kendala, koordinasi intensif terkait legalitas dokumen pertanahan dan administrasi wakaf di tingkat desa hingga KUA harus diselesaikan sejak awal agar status tanah benar-benar aman dari potensi sengketa di masa depan.

Selain itu, manajemen lembaga bersama panitia pembangunan perlu mengetuk pintu kemitraan yang lebih luas, baik melalui dana aspirasi daerah, program kemitraan swasta (CSR), maupun dana dari lembaga filantropi guna mempercepat proses konstruksi fisik gedung.

Terakhir, kurikulum pengajaran di sekolah PERSIS Unggul ini nantinya harus dikonsep secara modern dan seimbang, di mana penguatan ilmu agama diselaraskan dengan keterampilan teknologi dan kewirausahaan agar para lulusannya siap menjawab tantangan zaman. (Red/JI)